Universitas Ciputra Bangun Kampung Wisata Batik Banyuwangi

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – Terinspirasi sukses Kampung Batik Laweyan, Universitas Ciputra (UC) akan mengembangkan Kampung Batik Banyuwangi.Juliuska Sahertian dan Fabio Ricardo Tore, dosen dan kepala Laboratorium Fashion Department, telah bertemu Bupati Banyuwangi Azwar Anas dan menyampaikan rencana itu. Azwar Anas pun merespon positif.UC telah melakukan studi kelayakan. Setelah itu, menurut Sehertian, UC akan membuat konsep kampung batik yang berbeda dari kampung batik lainnya, misal Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Jetis.Setelah konsep selesai, pemerintah Banyuwangi punya waktu tujuh bulan untuk mempersiapkan lahan. Pada saat yang sama, pengrajin batik di Banyuwangi dipersiapkan masuk ke dalam kampung.Menurut Sehertian, kampung wisata batik ini akan menjadi pusat pembelajaran, pengembangan, dan pemasaran. \”Kampung ini juga menjadi etalase semua jenis batik ramah lingkungan, lengkap dengan ceritanya,\” kata Sehertian.UC, menurut Ricardo Toresh, memilih Banyuwangi karena perkembangan batik di kabupaten ini signifikan. Industri kreatif berbasis fashion di Banyuwangi sangat cocok dipadu dengan pengembangan pariwisata.Bupati Azwar Anas yakin kehadiran kampung batik akan mendorong pertumbuhan industri batik dan pariwisata. Ia juga mengatakan, Banyuwangi bekerja sama dengan Pemprov Jawa Timur, akan membuka sekolah menengah kejuruan (SMK) Batik.\”Saat ini pengrajin batik terus meningkat produksi karena banyaknya wisatawan,\” kata Azwar Anak. \”Saya yakin pengembangan industri batik di Banyuwangi akan menempatkan UMKM sebagai pilar utama perekonomian masyarakat.\”(Kemenpar RI)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.