Wanita Sering Begadang, Meningkatkan Risiko Kanker Ovarium

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Buat kaum hawa yang sering begadang, sebaiknya sejak sekarang perlu diperhitungkan lagi. Begadang tidak hanya mengganggu waktu tidur di malam hari. Namun meningkatkan resiko kanker ovarium.

Malam hari adalah waktu terpenting untuk hormon tertentu beraktifitas. Tetapi seorang wanita yang tetap bekerja di waktu tersebut, berakibat terpaparnya cahaya yang mengacaukan siklus produksi hormon yang disebut melatonin.

Dari informasi yang dihimpun SULTRAKINI.COM, Hormon melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal di dalam batang otak. Hormon ini akan memproduksi lebih banyak di malam hari. Namun karena rangsangan cahaya, kelenjar itu dapat menurunkan atau menghentikan produksi melatonin.

Kenapa penting bagi tubuh? Hormon melatonin terbukti menekan pembentukan sel kanker di tingkat gen. Dikatakan berkaitan bekerja berlebih di malam hari, karena dapat meningkatkan 24 persen risiko kanker ovarium akut dan 32 persen risiko kanker ovarium stadium awal (health.kompas.com).

Sementara itu, produksi hormon melatonin berlebihan berakibat lesu, gangguan mata, hati, kelelahan, disorientasi, pikiran dan perilaku psikotik, kebingungan, mengantuk, gangguan berbicara, gemetar, sakit kepala dan pusing. Tetapi, kurangnya produksi hormon ini juga berakibat kesulitan tidur, kurang nyenyak tidur, pembesaran prostat, depresi, kelelahan, siklus haid tidak teratur, gelisah, sindrom premenstruasi (PMS), mata katarak, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, terganggunya irama jantung (aritmia).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.