Bupati Konawe Curhat di Hadapan Menteri Pertanian

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Tak ingin melewatkan kesempatan yang ada di sela-sela kunjungan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di tanah kerinduan Konawe, Bupati Konawe: Kery Saiful Konggoasa curhat dalam sambutannya.

Kery menuturkan dari total jumlah masyarakat Konawe sekitar 300 ribu jiwa, dalam sehari makannya masyarakat Konawe hanya menghabiskan 30 ons, sehingga dalam setahun tidak sampai dua karung beras dikonsumsi perorang.

“Sebanyak 42 ribu hektare hasil pertanian dikalikan enam sampai sembilan ton dalam satu kali masa panen, hasilnya kurang lebih 200 ribu ton. 33 ribu ton dimakan oleh masyarakat pertahun, artinya masih ada 167 ribu ton tersisa, sehingga dalam waktu 5 tahun ke depan kami menargetkan masyarakat menghasilkan 1 juta ton. Saya mohon kepada pak menteri agar percetakan sawah mohon dibantu tambah lagi, agar program kami bisa berjalan lancar,” jelasnya, Rabu (29/5/2019).

Menteri Pertanian, Amran menyambut curhatan bupati dan mengatakan segera mengabulkan permohonan tersebut. Meski selama menjabat sebagai menteri pertanian baru kali ini ke Konawe lagi, ia tidak pernah melupakan tanah kerinduan Konawe dimana ia pernah hidup bertahun-tahun.

“Dryer kapasitas 10 ton kami akan berikan untuk Konawe. Untuk bantuan jagung kami juga berikan. Dua kali saya ke Konawe Utara hanya dapat 10 ribu hektare, di sini aku tidak datang tapi dapat 20 ribu pilih mana,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Skala nasional, lanjutnya ukuran digunakan adalah ekspor. Tahun 2013, Indonesia mengekspor 33 juta ton dan di tahun 2018 adalah 42 juta ton.

“Terjadi peningkatan hampir 10 juta ton dalam waktu 4 tahun belakang ini, berbeda dari tahun 1945-2014 yang hanya bisa mencapai 33 juta ton. Bisa dibayangkan kecepatan bekerja kita, semua ini berkat tim kita yang kuat dan nawaitulnya kita kuat untuk membangun negeri ini,” tambahnya.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.