SULTRAKINI.COM: Harga emas acuan dunia, tercatat naik pada perdagangan Selasa pagi ini. Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir, setelah dolar Amerika Serikat, melemah akibat masih tidak pastinya kondisi politik di seluruh dunia.

Harga Emas Bersinar Cerah di Awal Tahun 2018
ilustrasi (Foto: VIVAnews)

Dilansir dari Reuters, Selasa 2 Januari 2018, harga emas di pasar spot internasional naik 0,2 persen ke level US$1.305 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS turun 0,2 persen ke level US$1.307,2 per ons.

Emas kembali catatkan perbaikan, setelah pada tahun lalu harga emas meluncur menuju tahun terburuknya sejak 2003. Hal itu dirusak oleh ketegangan akibat Korea Utara, Skandal Rusia di Pilpres AS dan inflasi AS yang terus rendah.

Emas Antam

Di dalam negeri, harga emas PT Aneka Tambang Tbk, pada hari ini tercatat naik sebesar Rp4.000 per gram dibandingkan dengan perdagangan di akhir 2017 lalu.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Selasa 2 Januari 2018, untuk pembelian di kantor Pulogadung, Jakarta Timur, emas dibanderol sekitar Rp634 ribu per gram.

Untuk pembelian kembali, atau buyback, Antam menetapkan harga Rp565 ribu per gram. Harga tersebut naik Rp4.000 per gram dibandingkan harga perdagangan kemarin.

Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp3,02 juta, 10 gram Rp6 juta, 25 gram Rp14,93 juta, dan 50 gram Rp29,81 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp59,58 juta, 250 gram Rp148,82 juta, dan emas 500 gram Rp297,45 juta.

Untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,45 juta dan Rp12,51 juta. Selanjutnya, produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,3 juta dan Rp3,1 juta.

Transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, untuk ukuran emas seberat satu gram, 50 gram dan 100 gram dan 250 gram tidak tersedia.


Sumber: viva.co.id

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations