Isu Plagiat Terendus di 7 Bakal Calon Rektor UHO

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tahapan pemilihan rektor Universitas Halu Oleo (UHO) diwarnai isu plagiat. Setelah seorang bakal calon tidak lolos tahap selanjutnya lantaran diduga plagiat, kini isu plagiat merembes ke tujuh balon yang dinyatakan lolos beberapa waktu lalu. Hal inipun berakibat pada penundaan penyaringan tujuh bakal calon rektor di universitas terbesar di luar pulau jawa itu.

Penundaan penyaringan tujuh bakal calon rektor UHO dilatarbelakangi dua hal. Pihak Dirjen meminta senat memberikan waktu selama seminggu untuk mengusut kebenaran indikasi plagiarisme antarbakal calon.

(Baca juga: Pilrek UHO Mengerucut Ketujuh Nama, Panitia Sebut Ada Tidak Lulus Karena Plagiat)

Masuknya laporan dari pihak Dirjen mengenai benar tidaknya kasus indikasi plagiarisme pada salah seorang bakal calon yang tidak lolos sebelumnya ternyata masih berlanjut. Bahkan, muncul lagi dugaan plagiarisme yang dilakukan satu dari tujuh bakal calon yang lolos tersebut.

“Pertama itu adalah adanya surat yang masuk tentang salah satu balon yang tidak lolos. Saya tidak tahu intervensi dari siapa, yang pasti ada balon yang tidak lolos. Kedua, ada balon juga yang dicurigai plagiat. Dua hal itu yang menjadi alasan Kementerian dalam hal ini Dirjen meminta kepada Ketua Senat untuk menunda acara penyaringan rektor UHO,” jelas Ketua Senat UHO, Takdir Saili, Senin (12/4/2021).

“Penundaan rapat hari ini berdasarkan surat yang disampaikan Dirjen, diminta untuk menunda proses penyaringan rapat pada hari ini, sehingga setelah saya buka tadi saya skorsing sampai pada tanggal 19 (April 2021),” sambungnya.

Takdir Saili juga tidak dapat memastikan adanya penambahan ataupun pengurangan dari tujuh balon setelah penyidikan selesai.

“Wallahu Alam kita tunggu saja sampai tanggal 19 (April 2021),” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, terjadwal tahapan pilrek UHO bahwa tujuh bakal calon diberikan 12 hari untuk menyetor visi dan misinya. Hari terakhir adalah 12 April 2021. Di hari ini juga akan disaring menjadi tiga calon. (B)

Laporan: Mahatma Adnan Nuari
Editor: Sarini Ido

4 Komen
  1. Ananto elfi pratiwi berkata

    Siapapun yang menjadi rektor nantinya semoga bisa menjalankan amanah dengan baik

  2. Igo berkata

    Siapapun yang akan terpilih nantinya, itulah yang terbaik untuk UHO.
    Terkait dari plagiarisme yang tidak dibenarkan dalam UU tentang Hak Cipta

  3. Shely berkata

    Kenapa isu2 kecurangan selalu terjadi?!..

  4. Nurhalizah berkata

    Saya berharap pihak dirjen secepatnya menemukan kebenaran mengenai indikasi plagiarisme antarbakal calon.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.