Jelang Pendaftaran CPNS, Kantor Disdukcapil Wakatobi Diserbu Warga

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Menjelang pembukaan pendaftaran Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) 26 September 2018, ribuan masyarakat memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wakatobi, Selasa (25/9/2018).

Kepala Disdukcapil Wakatobi, Abdul Rahim, menerangkan kepadatan masyarakat sejak 17 September lalu itu tak lain untuk mengurusi berkas kependudukan sebagai lampiran pendaftaran CPNS.

(Baca: 300 Kuota CPNS Wakatobi, Terbanyak Tenaga Pendidik)

“Ini kalau kita lihat frekuensinya para pencari kerja mulai mengurus dari Senin minggu lalu. Cuma ramenya ini sejak Kamis, Jumat, Senin, dan Selasa hari ini. Sangking banyaknya saya harus turun langsung melakukan pelayanan dil oket,” terang Abdul Rahim, Selasa (25/9/2018).

Berdasarkan jumlah pengesahan, total pemohon berkas hingga saat ini diperkirakan lebih dari 3.000an orang. Rata-rata didominasi mereka yang memperbaharui dan melegalisir Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK) maupun akta kelahiran.

“Kemarin yang mengurus sampai 1.000 orang lebih. Besok diperkirakan puncak pengurusan. Peningkatan hampir 400 kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa,” ujar Abdul Rahim.

Ia pun memperkirakan jika ada pembaharuan terkait syarat CPNS dari Badan Kepegawaian Daerah Wakatobi, kepadatan terus berlanjut sampai pada Jumat (28/9) mendatang.

“Sampai hari ini sudah hampir 4.000an orang yang mengurus, dan stok blangko KTP-el hanya tersisa 1.000an sehingga kalau ada perubahan nama atau titel di KTP-el, kami akan lakukan permintaan kembali,” lanjutnya.

Meningkatnya pengurusan surat-surat kependudukan, Disdukcapil menambah jam kerja hingga malam hari. Masyarakat pun rela mengantri demi urusan mereka tuntas segera.

Misalnya Nely. CPNS ini mengaku, kedatangannya di Kantor Disdukcapil Wakatobi guna mengurus KTP-el dan kartu keluarga sebagai syarat pendaftaran CPNS. Padatnya orang membuat dirinya harus mengantri sampai siang hari. Padahal kedatangannya sejak pukul 08.00 Wita.

“Saya disuruh jam 14.00 Wita baru datang ambil KTP-el dan KK,” ucap Nely.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.