Iklan Clarion

Kemenpar “Upgrade” Wakatobi Melalui Enam Upaya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman getol meningkatkan ‘nilai jual’ Wakatobi sebagai top destinasi wisata Indonesia. Melalui Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Wakatobi, pemerintah berharap surga bawah laut di Provinsi Sulawesi Tenggara ini menjadi destinasi unggulan.

“Wakatobi itu ditargetkan ke depannya menjadi destinasi pariwisata unggulan, selain keunikan, potensi alam yang bagus, turis kan suka ke Wakatobi,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman, usai membuka rapat koordinasi finalisasi Peraturan Presiden tentang BOP Kawasan Pariwisata Wakatobi di Kendari, Senin (28/11/2016).

Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Wakatobi. Menurut Dadang, ada enam hal yang harus dilakukan.

Pertama, gencar melakukan promosi. Tidak semua orang tahu Wakatobi, sehingga harus ditingkatkan promosinya melalui berbagai media, termasuk media sosial. 

Kedua, menata atraksinya. Dalam hal ini menata objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Wakatobi dan sekitarnya, bukan hanya objek bawah laut. Termasuk objek wisata budaya yang ada di Sulawesi Tenggara, agar menjadi tempat yang layak dikunjungi para wisatawan terutama manca negara.

Ketiga, aksesnya. Bandara Wakatobi, Kendari, Baubau ditingkatkan lagi kualitasnya agar lebih layak melayani wisatawan dari luar sehingga meningkatkan jumlah kunjungan ke Wakatobi.

Keempat, Amenitasnya. Akomodasi di pulau-pulau disediakan. Disarankan membangun homestay agar masyarakat juga ikut memiliki.

Selain itu, hal keenam, yang harus dilakukan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena yang akan mengelola destinasi ini diutamakan kepada masyarakat lokal Wakatobi sendiri. Kemenpar siap melakukan upaya peningkatan kapasitas SDM, agar mampu melayani wisatawan dengan baik.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.