Pilkada koltim

Kepsek SDN 3 Kaleduapa Selatan Pukul Siswa

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan sikap tak terpuji para pendidik. Kali ini, dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 3 Langge, Kecamatan Kaledupa Selatan yang memukul siswa kelas 3 SMPN 2 Kaledupa Selatan.

 

Kejadian ini bermula saat ke 5 siswa SMPN 2 tersebut tertangkap tangan melakukan pengerusakan fasilitas sekolah berupa lemari kelas pada Senin, (2/5/2016). Namun yang anehnya ke 5 siswa yang melakukan pengerusakan
ini tidak di pukul malah yang dipukul adalah Sahrul Nizam, saat sama sekali tidak terlibat dalam pengerusakan tersebut.

 

\”Sahrul Nizam bersama teman jalan-jalan ke SDN 3, tak disangka beberapa temannya masuk kedalam kelas dan melakukan pengerusakan lemari, tapi Sahrul Nizam tidak ikut masuk dia hanya bermain diluar kelas saja. Saat itu
mereka ini tertangkap tangan.\” Kata Paman Korban, Mahanudin saat menceritakan kronologis kejadiannya.

 

Lanjut Mahanudin, saat itu Kepsek SDN 3, La Idi belum melakukan aksi kekerasan, nanti saat keesokan harinya pada, Selasa (3/5), Sahrul bersama ke lima teman-temannya di panggil di SDN 3, saat itu kelima temannya ini ditanya
oleh Kepsek SDN 3 dan mereka mengakui bahwa merekalah yang melakukan pengerusakan.

 

Merasa tak ikut melakukan, Sahrul yang ditanya soal itu pun menyangkal terlibat aksi pengerusakan. Saat itulah, Kepsek menghadiahi Sahrul dengan pukulan dan tamparan di wajah.

 

Pilkada

\”Masa Sahrul tidak mengakui bahwa dia melakukan pengerusakan namun malah dia ditampar dan dipukul hingga jatuh. Hal ini pun di akui sama kelima temannya bahwa Sahrul tidak melakukan pengerusakan dia hanya bermain
diluar,\” ucap paman korban

 

Aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepsek ini mengakibatkan Sahrul mengalami pusing dan muntah sehingga Dia harus dibawa kerumah sakit untuk diperiksa.

 

Saat keluarga korban meminta pertanggung jawaban pada pelaku (kepsek), anehnya Ia malah balik mengancam. \”Kalau kalian tidak terima saya memukul Sahrul silakan kalian laporkan saya di Polisi, \” ujarnya

 

Paman korban yang tidak terima pun langsung melaporkan aksi kekerasan ini ke pihak kepolisian, namun keluarga korban menilai pihak kepolisian lambat dalam menangani kasus tersebut karena hingga saat ini pelaku belum
diperiksa.

 

Menanggapi tindakan senonoh yang dilakukan oleh La Idi ini, Kadis Dikbudpora Wakatobi, La Ode Puasa mengecam tindakan semena-mena yang dilakukan oleh bawahannya itu, Ia menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh La Idi ini patut disayangkan karena apapun alasannya tidak boleh melakukan kekerasan kepada anak di bawa umur. Rabu (11/5/2016)

 

\”Jujur saya belum tahu tejadian ini, namun saya akan segera menegur bahkan akan memanggil pelaku agar menjelaskan apa alasannya melakukan hal yang tidak terpuji ini,\” Paparnya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.