SULTRAKINI.COM: KENDARI - Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar rapat koordinasi dengan KPUD dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dari 17 kabupaten/kota, Senin (13/11/2017).

KPUD Sultra Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih
Rapat koordinasi KPUD Sulawesi Tenggara terkait pemutakhiran data pemilih. (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

Dikatakan Ketua KPUD Sultra, Hidayatullah, rapat ini dimaksudkan untuk menghadapi pemutakhiran data pemilih yang akan dimulai akhir November 2017. 

"Rakor ini digelar dalam rangka pemutakhiran data pemilih dalam pemilihan kepala daerah 2018 di Sulawesi Tenggara," jelasnya ketika memberikan sambutan di salah satu hotel di Kota Kendari.

Dia mewanti-wanti terkait pemutakhiran data pemilih ini, dikarenakan seringkali berbuntut pada sengketa pilkada. Ia mencontohkan, Pilkada Muna dan Bombana yang bermasalah akibat data pemilih.

Oleh karena itu, Hidayatullah mengaku penanganan data pemilih ini menjadi fokus secara nasional. “Makanya hasil dari koordinasi ini kita akan laporkan ke KPU RI,” terangnya.

Dalam rapat koordinasi ini, KPUD Muna dan Bombana pada Pilkada 2015 dan 2017 lalu melalukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) diberikan kesempatan mengungkapkan penyebab teknis terjadinya kesalahan data pemilih.

Pelaksanaan rapat turut diundang pihak kejaksaan tinggi, kepala daerah, dan partai politik.


Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations