SUARA

Operasi Patuh, Polres Buton Tilang 80 Kendaraan

SULTRAKINI.COM : BUTON – Selama 4 hari pelaksanaan Operasi Patuh yang dimulai sejak 16 Mei 2016, Satuan lulintas Polres Buton berhasil menilang sedikitnya 80 kendaraan bermotor di Kabupaten Buton.

 

Kapolres Buton, AKBP Wibowo, melalui Kasatlantas, Iptu Alfin Azis mengungkapkan, 80 kendaraan yang berhasil ditilang didominasi oleh kendaraan roda dua (motor), dengan pelanggaran terbanyak yakni tidak memiliki dokumen kendaraan resmi seperti STNK.

 

\”Selama 4 hari ini sejak dimulainya operasi patuh, sudah 80 kendaraan yang berhasil kami tilang yang didominasi kendaraan roda dua, dan kebanyakan orang dewasa,\” ungkap Alfin, Kamis (19/5/2016).

 

Selain menindak kendaraan yang tidak memiliki dokumen resmi, lanjut Alfin, penindakan juga dilakukan bagi pengendara yang tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

 

Sedangkan, bagi kendaraan yang memiliki STNK tetapi terlambat dalam pembayaran pajak kendaraan, hanya dilakukan peneguran.

yamaha

 

\”Jadi selain kami memberikan tilang kepada para pengendara, kami juga menghimbau kepada mereka agar membuat SIM atau memperpanjang STNK-nya bila sudah habis masa waktunya, bagi yang terlambat bayar pajak, kita hanya himbau agar dilunasi,\” terang Alfin.

 

Sejumlah kendaraan yang berhasil di tilang tersebut, tambah Alfin untuk sementara diamankan di Kantor Satlantas Polres Buton sambil menunggu proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasarwajo.

 

\”Untuk sementara ya kita amankan dulu di Kantor Lantas, sambil menunggu proses sidang\”ujarnya.

 

Dalam operasi patuh ini, selain melakukan penindakan pihaknya juga melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pengendara, agar bisa mematuhi tata tertib berlalulintas. Selain itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran dalam berkendara, apalagi memasuki bulan Ramadhan.

 

\”Selain melakukan penindakan, kita juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan dengan tujuan bisa menekan angka kecelakaan dan pelanggaran dalam berkendara,\” tandas Alfin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.