Iklan Clarion

Pengungsi Akibat Kerusuhan di Buton Banyak Jatuh Sakit

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebagian besar warga korban kerusuhan di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton sejak 5 Juni 2019 mulai jatuh sakit di tempat pengungsian.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Buton, Jufri, mengatakan sebagian besar warga mengalami muntah-muntah diduga akibat trauma dan stres akibat bentrok warga antara Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo, Kecamatan Siontapina.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Rata-rata yang sakit akibat trauma sampai muntah. Pengobatan terus dilakukan, tapi faktor utamanya adalah stres,” ujar Jufri, Sabtu (8/6/2019).

Ditambahkan Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Golden Hart, jumlah warga yang mengungsi terus bertambah menjadi 1.062 jiwa. Warga yang mengungsi ditempatkan di desa terdekat yang tidak jauh dari lokasi kerusuhan.

“Sebagian besar pengungsi adalah korban bentrok yang rumahnya hangus terbakar. Pemerintah daerah setempat juga sudah menyalurkan logistik dan membuat dapur umum. Kita berharap, komitmen pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk sesegara mungkin membangunkan rumah warga yang terbakar dan merenovasi rumah yang dirusak,” jelas Harry.

Laporan: Wayan Sukanta

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.