Sekda Konawe "Hilang Muka", Gubernur dan Bupati Marah Besar saat HUT

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pelaksana tugas Sekda Kabupaten Konawe, Ridwan Lamaroa \”kehilangan muka\”. Ia mendapat teguran khusus oleh Gubernur Sultra, Nur Alam saat pelaksanaan upacara HUT ke-56 Kabupaten Konawe, Kamis (3/3/2016).Teguran khusus Gubernur Sultra dua periode itu dilontarkan di sela-sela pidatonya. Ia menyayangkan pelaksanaan upacara HUT yang terkesan kurang persiapan sehingga kurang maksimal. Minimnya peserta upacara menjadi sorotan utama peraih Bintang Maha Putra itu. \”Tolong kalau upacara besar dan penting seperti ini, pak Sekda siapkan peserta yang  memadai. SKPD Konawe mencapai lima ribuan, Kades ada tiga ratusan, belum lagi para siswa dan tokoh-tokoh lainnya, mengapa mereka tidak dihadirkan,\” ujar Nur Alam disambut riuh hadirin. Ia juga menyoroti persiapan pelaksanaan upacara yang kurang maksimal. Misalnya pelaksana penggerek bendera yang melakukan kesalahan saat bendera dibentangkan, yang mana benderanya terlilit. \”Agar tidak seperti ini lagi, gladinya harus benar dan serius,\” tegasnya.Merespon kejadian memalukan itu, Bupati Konawe, Kerry Saiful Konggoasa, dengan lantang menyuarakan kekecewaanya usai pelaksanaan upacara. Mantan Ketua DPRD Konawe itu mengaku kecewa dengan segenap SKPD-nya yang terkesan minim  persiapan.\”Kalau tahu persiapannya seperti ini, saya tidak akan undang Gubernur dan para bupati, karena saya merasa malu,\” teriaknya.Kerry menegaskan, kedepannya tidak akan ada lagi kejadian serupa. Pihaknya akan memaksimalkan pelaksanaan seremonial hari jadinya. Sementara itu, meskipun pelaksanaan upacara tidak maksimal, namun ada yang beda pada upacara kali ini. Seluruh peserta upacara, temasuk bupati dan petinggi lainnya mengenakan pakaian adat khas Tolaki. Hal tersebut baru pertama kali dan akan terus dilakukan guna menyiarkan kearifan dari Konawe.(B)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.