SULTRAKINI.COM: KENDARI - Empat tenaga Perawat Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT) Puskesmas Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana dikeluarkan dari tempat kerjanya. Tindakan itu lantaran keempat honorer ini, tidak memilih pasangan nomor 2 Tafdil-Johan Salim di Pilkada Bombana 2017.

Tak Pilih Tafdil-Johan Salim, Puskesmas Pecat Empat Perawat
Ketua DPW PPNI Sultra, Heriyanto. (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

"Saya dipanggil ke ruangannya dan diberitahu bahwa saya bersama tiga orang lainnya dikeluarkan karena tidak memilih salah satu pasangan calon Bupati Bombana saat itu. Jadi kalau mau selamat katanya, saya harus menghadap dulu sama tim suksesnya di posko pemenangan Bupati itu," jelas MR, Salah Seorang Perawat Honorer yang dikeluarkan pihak puskesmas, Rabu (25/10/2017).

Mendengar kabar tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Tenggara, Heryanto  geram atas intimidasi dari oknum Kepala Puskesmas Kecamatan Poleang yang diketahui berinisial DA.

“Kami akan segera menindaklanjuti agar permasalahan ini harus diproses. Oleh karena itu, kita akan agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan Bombana,” tegas Heriyanto kepada SultraKini.Com melalui sambungan telepon, Rabu (25/10/2017).


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations