Sudah Dua Hari, Kantor Dinas PU Konut Kosong

  • Bagikan
Tim Monitoring Pegawai Dari BPKSDM, di depan Kantor Dinas Pu Konut yang masi terkunci (Foto:Sulham Tepamba/SULTRAKINI.COM)
Tim Monitoring Pegawai Dari BPKSDM, di depan Kantor Dinas Pu Konut yang masi terkunci (Foto:Sulham Tepamba/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Konawe Utara – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Instansi Pemerintahan konut ternyata masi kurang disiplin dalam bekerja. Terlihat di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) masi terkunci rapat, padahal sudah masuk jam kerja.

Hal ini terjadi pada Jum’at (18/5/2018) sekitar pukul 10.00 wita, masih terlihat kantor  Dinas PU dan ruangan kerja Bidang seperti Sub Dinas Sarana dan Prasarana, Sub Dinas Permukiman Serta Subag Administrasi dan Umum kosong melompong. Tidak terlihat pegawai dan aktivitas pekerjan kendati jam kantor masi berjalan atau hari berkantor masi belum berakhir.

Seorang warga wanggudu Uksal, yang dijumpai SULTRAKINI.COM mengaku kecewa atas sikap tidak disiplin pegawai Dinas PU sehingga pelayanan terhadap masyarakat menjadi terganggu.

“Masyrakat mau berurusan administrasi di kantor PU ini, menjadi terhambat di karenakan pegawainya masi hari berkantor sudah tidak ada apalagi ini sudah pukul 10:00 belum juga kunjung nampak batang hidungnya para pegawainya ini kita sayangkan PNS di instansi PU ini,”kesalnya

Sementara itu, Kabid Disiplin BKPSDM Konut Hahan rano yusuf, Saat melakukan monitoring di hari kedua Puasa mengatakan,kantor Dinas PU sudah dua hari ini terkunci tidak ada yang terlihat satu orang pun pegawainya.

“Saya sebagai Kabid Di siplin pegawai yang memiliki tupoksi melakukan monitoring kehadiran ASN konut, pada hari jam kerja sangat kita sayangkan banyaknya pegawai yang tidak hadir sementera ini masi hari kerja untuk melakukan pelayanan untuk masyarakat,” katanya

Baca:   Bahan Makanan Sumbang Inflasi di Kendari

Rano juga mnegatakan, monitoring pegawai akan sering dilakukan, karena melihat kondisi ASN yang hampir setiap hari tidak ada pegawainya.

Ia menambahkan, Selain di kantor-kantor SKPD monitoring pegawai juga akan dilakukan sekolah-sekolah dan puskesmas yang ada di lingkup pemerintahan di konut.

“Surat Teguran secara tertulis segera kita layangkan untuk di sampaikan kepada bupati melalui sekda dan jika surat teguran masi tidak di indahkan bagi pegawai yang malas berkantor, maka surat undangan pemecatan pegawai tidak segan kami layangkan juga,” tegasnya.

 

Laporan: Sulham Tepamba

  • Bagikan