Warga Wua-Wua Keluhkan Raskin Tidak Layak Konsumsi

  • Bagikan
Raskin yang diterima warga RT 03 RW 01 Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Wua-Wua. Foto: Sarini Ido / SULTRAKINI.COM

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Warga RT 03 RW 01 Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Wua-Wua, Kota Knedari mengeluhkan kondisi beras miskin (Raskin) yang diterimanya karena berwarna kehitaman, berdebu, bulir beras pecah-pecah  dan rasanya sedikit pahit.

Menurut Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Mataiwoi Bahruddin, Raskin yang dikeluhkan warga tidak layak konsumsi  dikirim 9 November 2016. Setiap triwulan Raskin yang diterima RT 03 RW 01 sebanyak 39 karung ukuran 15 kilogram.

Namun pada pembagian sebelumnya, keluhan atas Raskin ini tidak diterimanya. Baru pada pembagian kali ini Raskin tersebut dikembalikan warga ke rumahnya karena tidak layak konsumsi.

“Warga sering mengeluh. Tapi barusan dibawakan  saya berasnya. Ini yang parah raskinnya. Saya terima 9 November, saya bagikan langsung ke warga. Selalunya itu raskin yang dibawa pasti beda-beda (fisiknya),” katanya, Kamis (10/11/2016). 

Dijelaskannya, akibat masalah tersebut, sejumlah warga memilih mengembalikan Raskin yang diterimanya ke rumah Ketua RT atau diberikan ke ayam peliharaannya.

Bahruddin berharap pemerintah setempat melakukan pemeriksaan Raskin sebelum mendistribusikannya ke tiap kelurahan. Agar para warga mendapatkan beras yang layak konsumsi. “Baiknya sebelum di distribusi periksa dulu. Katanya layak padahal tidak,” tambahnya.

Dikatakan Warga RT 03 RW 01 Kelurahan Mataiwoi Wa Nari (60), Raskin yang diterimanya tidak layak konsumsi. Iapun memilih untuk tidak mengkonsumsi Raskin tersebut. “Saya takut kasih makan anak-anakku,” tuturnya kepada SULTRAKINI.COM.

Baca:   BPJS Ketenagakerjaan Imbau Pemprov Sultra Daftarkan Pegawai Non ASN

Lain halnya Nurtin (45 thn) warga di Kelurahan sama, yang memilih mengembalikan beras raskin ke ketua RT setempat. “Saya kembalikan ke RT,” ujarnya.

  • Bagikan