Adaptasi Kebiasaan Baru Bantu Tingkatkan Jumlah Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Sultra

  • Bagikan
Perkembangan transportasi di Provinsi Sultra pada Mei 2021. (Foto: Dok. BPS Sultra)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jumlah penumpang angkutan udara di Provinsi Sulawesi Tenggara terjadi penurunan pada Mei 2021. Namun tidak terjadi pada angkutan laut. Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara, jumlah penumpang angkutan udara 75.257 orang dan angkutan laut 368.180 orang.

Jumlah penumpang angkutan udara pada Mei 2021 terjadi penurunan 12,76 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 86.265 orang. Sedangkan jumlah penumpang angkutan laut mengalami peningkatan 26,73 persen dibanding bulan sebelumnya 290.513 orang.

“Naiknya jumlah angkutan laut ini mungkin mudik pada lebaran di Mei 2021 itu lebih banyak menggunakan angkutan laut,” ujar Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, Kamis (1/7/2021).

Jika dilihat perkembangannya, angkutan udara mengalami peningkatan 2.889,95 persen dibandingkan pada Mei 2020 yang tercatat 2.517 orang. Peningkatan juga terjadi pada angkutan laut 281,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 96.421 orang.

Penumpang pesawat–baik berangkat maupun datang pada Mei 2021 mengalami penurunan (M to M) masing-masing 12,18 persen dan 13,33 persen, namun mengalami peningkatan cukup signifikan (Y on Y), yaitu jumlah penumpang berangkat–naik 2.338,01 persen dan datang 3,751,27 persen.

“Hal ini terjadi karena Mei 2021 ini kita menerapkan adaptasi baru dengan menggunakan masker dan sebagainya. Jadi pada awal-awal pandemi penerbangan itu sangat terbatasi,” terang Agnes.

Sementara jumlah barang yang diangkut dengan angkutan udara (barang/peti kemas) pada Mei 2021 tercatat 1.104 ton atau turun 18,34 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 1.352 ton.

Baca:   April 2020, Jumlah Penumpang Udarah Menurun 78,54 Persen

Sedangkan jumlah barang yang diangkut dengan angkutan laut (barang/peti kemas) pada Mei 2021 tercatat 280.052.610 ton atau naik 3,07 persen persen dibanding bulan sebelumnya 271.441.119 ton.

“Barang yang diangkut menggunakan angkutan laut yang dimuat lebih banyak dari pada dibongkar, tercatat barang dibongkar 832.151 ton dan dimuat 279.220.459 ton, jumlah muatan ini lebih besar karena memuat nikel dalam bentuk ore yang ada di pasarwajo,” jelasnya.

Secara kumulatif jumlah barang diangkut dengan angkutan udara (barang/bagasi/paket) pada 2021 (Januari-Mei 2021) tercatat 6.039 ton atau naik 50,86 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 4.003 ton.

Sedangkan jumlah barang diangkut dengan angkutan laut (barang/peti kemas) pada 2021 (Januari-Mei 2021) tercatat 1.668.429.638 ton atau naik 464,40 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 295.610.510 ton.

Sedangkan secara kumulatif jumlah penumpang pesawat dari Januari 2019 sampai Mei 2021 tertinggi terjadi pada November 2019 sebanyak 153.22 ribu orang. Sedangkan jumlah penumpang kapal tertinggi pada periode yang sama terjadi pada November 2019 sebanyak 819.92 ribu orang. (B)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan