SUARA

Ali Mazi Sasar Orang Daratan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sekali lagi, Ali Mazi ingin menjadi Gubernur Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan akan kembali bertarung pada Pilgub 2018 mendatang, merebut tahta yang pernah didudukinya pada periode 2003-2008.Kepada wartawan, Sabtu (30/1/2016) malam di salah satu hotel di Kendari, Ketua DPW Partai Nasdem Sultra itu mengaku maju karena ingin berbuat untuk kemajuan daerah. Apalagi, kata dia, berdasarkan survey empat lembaga independen terhadap elektabilitas para kandidat yang sudah terkespose, nama Ali Mazi masih yang tertinggi. Survey tersebut dilakukan di wilayah Kendari, Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Kepulauan.Bahkan Ali Mazi sudah menyasar calon pendampingnya meski belum mau menyebutkan nama. Ia hanya mengungkapkan, bahwa calon wakilnya nanti harus orang daratan karena ia sendiri berasal dari kepulauan.”Memang rencana tetap maju, sebelum ada hasil survey kita sudah nyatakan calon. Mengenai kosong dua itu tidak ada dalam peraturan perundang-undangan. Tapi komitmen moral kita, yang di daratan lah kita pakai. Kayak dulu juga daratan. Tapi nanti hasil lembaga survey yang menentukan,” terangnya.Ia juga mengungkapkan, keinginan bertarung ini karena panggilan nurani. Menurut dia, banyak ide pembangunan yang ingin dilaksanakan, namun tidak dapat terealisasi bila bukan sebagai gubernur. Dia mencontohkan hasil kerjanya saat mejabat gubernur 2003-2008 seperti pembangunan Bandara Halu Oleo, Tugu Persatuan (kini berganti nama jadi Tugu Religi), dan lainnya.”Misalnya tugu itu, kita bisa mendapatkan Rp1 miliar satu tahun. Ada caranya, tapi tidak mungkin saya ungkapkan sekarang,” katanya lantas tersenyum.Untuk menjadi seorang gubernur, sambungnya, harus memiliki pengalaman. Dia sendiri mengaku hampir semua wilayah kabupaten, kecamatan hingga desa sudah didatangi. Sehingga ia mengklaim sudah paham kondisi daerah secara keseluruhan. Pada Pilgub 2013 lalu, Ali Mazi sempat bertarung berpasangan dengan Bisman Saranani. Saat itu Nasdem belum menjadi partai politik, baru sebatas ormas. Kini, dia semakin optimis karena sudah diusung partai yang memiliki tiga kursi di DPRD Provinsi Sultra. Komunikasi dengan partai lain, kata dia, sedang dijajaki.Hingga saat ini, kandidat yang sudah menyatakan diri akan bertarung di Pilgub Sultra 2018 ada 9 nama. Diantaranya Asrun, Rusda Mahmud, LM Syafei Kahar, Ali Mazi, Lukman Abunawas, Hugua, Ridwan BAE, Tina Nur Alam, dan Imran.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.