Iklan Clarion

BEI Kendari Latih Wartawan Trading Saham

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kendari menggelar workshop untuk memperkenalkan trading saham bagi puluhan wartawan dari berbagai media. Dalam workshop dikenalkan berbagai istilah dalam trading di bursa saham.

“Kita inginkan membantu rekan wartawan tentang penulisan yang benar di media massa, terkait istilah yang nantinya dipakai untuk menulis. Misalnya kita bicarakan emiten itu apa, profit itu apa,” ungkap Kepala Bursa Efek Indonesia Kendari, Epha Karunia Titasari, Kamis (24/11/2016).

Selain pada wartawan, BEI Kendari juga intensif memperkenalkan saham kepada masyarakat dan juga mahasiswa di perguruan tinggi melalui edukasi, sosialisasi, serta membuat forum khusus yang telah diikuti investor yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan juga galeri investasi yang memuat hubungan kerjasama BEI dengan sekuritas dan juga kampus-kampus.

Epha menambahkan saat ini mahasiswa juga aktif dalam trading saham terutama mahasiswa fakultas ekonomi dibeberapa kampus. “Kampus media pembelajaran bagi mahasiswa, fakultas ekonomi relasinya dekat ke BEI, mereka juga belajar mikro ekonomi, bahkan dibeberapa kampus telah ada jurusan investasi pasar modal dan relasinya,” tuturnya.

Data yang dirilis BEI, hingga saat ini ada sekitar 30% masyarakat di Kota Kendari yang trading saham, namun masih kalah dengan Kabupaten Kolaka yang mencapai 50%. Bagi masyarakat yang ingin investasi trading saham, BEI punya system untuk belajar yang dinamakan Sekolah Pasar Modal yang rutin diselenggarakan oleh BEI yang sangat antusias bahkan full diikuti oleh peserta yang ingin belajar trading saham.

“Saat ini di Sultra, Kolaka yang paling besar. Masyarakat yang ingin investasi saham biasanya takut karena banyak investasi bodong yang mengatasnamakan saham,” pungkasnya.

Reporter : Rian Adriansyah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.