BI Tetap Jalankan Layanan Selama Ditetapkannya PP Pembatasan Sosial Berskala Besar

SULTRAKINI.COM: Bank Indonesia tetap menjalankan layanan selama ditetapkannya PP pembatasan sosial berskala besar sehubungan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Serta Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19, Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral Republik Indonesia mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah tersebut.

Mengacu pada Pasal 13 ayat (3) PMK dan penjelasan poin D tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB yang merupakan lampiran dari PMK dimaksud, lembaga keuangan dan perbankan diberikan pengecualian peliburan tempat kerja karena termasuk kriteria kantor atau instansi yang memberikan layanan perekonomian dan keuangan.

“Dengan senantiasa mengedepankan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat, BI bersama Otoritas Jasa Keuangan, lembaga jasa keuangan, industri penyelenggara jasa sistem pembayaran, dan penyelenggara jasa pengolahan uang rupiah akan tetap menyediakan layanan transaksi keuangan dan transaksi pembayaran untuk memfasilitasi kegiatan perekonomian dan kebutuhan masyarakat di tengah upaya penanggulangan pencegahan penyebaran Covid-19,” ucap Direktur Eksekutif BI, Onny Widjanarko, Rabu (8/4/2020).

Dalam melaksanakan operasional layanan dan melaksanakan tugas kritikal, BI memperhatikan keputusan pemerintah untuk terus memperkuat pelaksanaan Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) bagi pegawai BI dan mitra kerja, menerapkan mekanisme bekerja dari rumah, dan bekerja dari beberapa lokasi yang tersebar (split operation).

“Menjaga kelangsungan layanan dan tugas kritikal tersebut, BI juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan otoritas terkait lainnya dalam hal pengaturan dan pemberian akses di lokasi operasional BI,” kata Onny.

Berkenaan dengan hal tersebut, diumumkan jadwal operasional layanan sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah tetap tidak berubah sebagaimana siaran pers BI No.22/24/DKom tentang Penyesuaian Jadwal Kegiatan Operasional dan Layanan Publik BI, Memitigasi Penyebaran Covid-19, tanggal 24 Maret 2020.

Adapun layanan tersebut adalah Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), Layanan Operasional Kas, Transaksi Operasi Moneter Rupiah dan Valas, serta layanan transaksi keuangan Pemerintah.

Onny menambahkan, BI akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan OJK, pemerintah, dan otoritas terkait untuk menempuh langkah-langkah kolektif mencegah dan memitigasi implikasi penyebaran Covid-19 serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara optimal.

“Dengan demikian kegiatan ekonomi dan keuangan nasional dapat tetap terselenggara dengan baik,” sambungnya.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.