SULTRAKINI.COM: BUTON - Bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) yang diberikan kepada Dinas Tenaga Kerja Buton, membawa dampak positif di masyarakat. Bantuan ini digunakan untuk peningkatan usaha ekonomi kreatif sekaligus pelatihan keterampilan kepada masyarakat.

Disnaker Buton Bina Kelompok Usaha Kecamatan
Ilustrasi. (Foto: Goolge)

Bantuan tersebut berupa penggiliangan daging, kuwali, panci, kompor dan lain-lainnya.

"Bantuan ini kita berikan sesuai potensi yang ada di desa," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buton, Armin, kepada media ini, Senin (20/11/2017).

Kata dia, baru dua kecamatan yang bisa mereka berikan bantuan yang berasal dari anggaran Kementerian, yaitu Kecamatan Kapuntori dan Wabula. Dan di 2018 mendatang, pihaknya memiliki komitmen untuk mengupayakan bantuan dari kementerian menjangkau seluruh kecamatan.

"2018, kita upayakan bantuan tetap berkelanjutan, bisa menjakau sisa lima kecamatan," ujarnya.

Meski enggan menyebutkan nilai nominal bantuan dari pusat tersebut, namun ia meyakini bantuan ini bisa menopang kebutuhan dan menambah penghasilan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan, hasil panen yang melimpah seperti hasil laut maupun hasil pertanian, sebagian dijual jika tidak habis, dagingnya bisa digiling untuk dijadikan bahan makanan dan lain-lainnya. "Sehingga bisa dijual kembali dalam bentuk kemasan lainnya," jelasnya.

Dikatakannya, guna meningkatkan keterampilan kerja atau kompetensi berdaya saing, pihaknya memberikan program pelatihan.

Bantuan program pelatihan kepada masyarakat merupakan salah satu kebijakan dalam mengoptimalkan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas, dilaksanakan sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 103 Tahun 2016 tentang Pemberian Bantuan Kepada Masyarakat.


Laporan: La Ode Ali

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations