Gula Aren Serbuk Asal Koltim Semakin Diminati Pasaran

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Sejak diperkenalkan kepada publik, produk Gula Aren Serbuk milik UMKM Arentim semakin diminati di pasaran. Bahkan produk asli asal Koltim tersebut telah merambah hingga ke Pulau Jawa.

Tak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu sebulan ribuan bungkus produk sudah terjual habis. Untuk diketahui, Arentim memiliki dua varian produk gula yakni Gula Aren Cair dan Gula Aren Serbuk yang tersedia dalam kemasan 10 gram, 300 gram, 500 gram hingga 1 Kilogram.

Founder Arentim, Hasrul mengatakan diantara dua produk gula aren tersebut produk yang paling laris alias best seller adalah Gula Aren Serbuk kemasan 10 gram hingga 1 Kilogram.

“Ya Alhamdulillah, kami mampu menjual ribuan bungkus produk gula aren dalam sebulan, yang terlaris adalah Gula Aren Serbuk, khususnya kemasan 10 gram, 300 gram dan 1 Kilogram,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Gula Aren Serbuk UMKM Arentim juga pernah dipamerkan di pasar murah yang diselenggarakan oleh Kadin Sultra, (Foto: Ist)

Ia menambahkan, untuk penjualan Gula Aren terbesar ada di Kota Kendari, lalu Makassar dan beberapa produk juga terjual di Pulau Jawa.

“Penjualan terbesar itu di Kota Kendari, ada beberapa usaha yang kami supply gula arennya seperti Warkop, Toko Oleh-oleh, Food Court, Industri Cake & Bakery hingga Hotel,” bebernya.

Tak heran bila produk gula aren Arentim diminati banyak kalangan, pasalnya sudah sejak dahulu gula aren merupakan pilihan pemanis yang digunakan untuk campuran kopi, teh, hingga masakan dapur lainnya. Dengan adanya Gula Aren Serbuk, kini penggunaan gula aren lebih praktis dan tahan lama.

Salah satu pengguna Gula Aren Arentim asal Kota Makassar, yakni PT Nemal Sarana Logistic menjelaskan bahwa mereka tertarik memesan hingga seribu bungkus gula aren serbuk karena lebih praktis.

“Kami memang pesan 1000 bungkus gula aren serbuk Arentim, sebagai souvenir untuk para mitra bisnis kami. Selain karena praktis, produk ini juga terbilang baik dari segi kualitas karena sebelumnya kami sudah lakukan ujicoba,” ungkap Alwi owner PT Nemal. (B)

Laporan: Hasrianty
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.