SULTRAKINI.COM: KONAWE - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konawe akhir-akhir ini menjadi sorotan. Hal itu setelah pihak penyelenggara Pemilu tersebut dituding tidak profesional dalam merekrut calon Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK).

Ketua KPUD Konawe Bantah Tak Profesional di Seleksi PPK
Ketua KPUD Konawe, Sarmadan (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPUD Konawe, Sarmadan menyatakan bahwa isu tersebut tidaklah benar. Ia membantah ada calon anggota PPK yang lulus tanpa ikut seleksi.

"Kami dapat memastikan bahwa calon anggota PPK yang lolos 10 besar adalah mereka yang ikut seleksi tertulis pada 23 Oktober yang lalu," jelasnya melalui sambungan WhatsApp, Kamis (26/10/2017).

Lanjut Sarmadan, proses seleksi tersebut sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Prosesnya sudah sesuai dengan tata tertib yang ditetapkan oleh KPUD Sultra

"Jadi apabila ada yang merasa kurang puas terhadap hasil tersebut, silahkan menyalurkan aspirasinya. Itu tidak dilarang. Akan tetapi, harus sesuai undang-undang yang berlaku. Namun apabila tidak sesuai, maka kami akan menyerahkan kepada pihak yang berwajib. Itu semata-mata untuk menghargai aturan perundang-undangan yang berlaku," terangnya.

Sebelum pihak KPUD melaksanakan tes tertulis, telah ada penyampaian tertulis ke pihak Panwas Konawe. Hingga proses seleksi berlangsung sampai akhir dengan pengawasan Panwas.

"Sampai pemusnahan soal dengan cara dibakar di SMAN 1 Unaaha pun, Panwas masih ikut mengawasi," tandasnya.

(Baca: Ribut Perekrutan PPK di Konawe, Dua Kelompok Massa Gelar Demo Pro dan Kontra)


Laporan: Mas Jaya

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations