SULTRAKINI.COM: MUNA - Selain siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daaerah setempat, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Muna versi Umar Bonte, Herlan Syahputra yang dilantik pada 10 Oktober 2017 lalu, tengah berupaya mengembalikan integritas dan eksistensi kepengurusan kecamatan hingga tingkat desa.

KNPI Perluas Jaringan Jangkau Komponen Kepemudaan
Ketua DPD KNPI Muna, Herlan Syahputra (kanan) berjabat tangan dengan Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga. (Foto: Dok.pribadi/SULTRAKINI.COM)

Seperti dikatakannya, bahwa hal tersebut tentu merupakan bagian dari langkah KNPI kedepan sebagai wadah pemuda yang bisa menjadi kebanggaan dan pro kepada masyarakat dengan memperbaiki kembali keterlibatan pengurus KNPI Kecamatan dan OKP yang sudah kadarluarsa.

"Bagi OKP yang kadarluarsa, kita akan benahi ulang. Nanti diverifikasi melalui Dinas Kesbangpol dari hasilnya itu, kita ambil dan kemudian daftarkan ke organisasi pengurusan KNPI," kata Ketua DPD KNPI Muna, Herlan Syahputra saat ditemui SultraKini.Com, Jumat (27/10/2017).

Menurutnya, mengenai kepengurusan KNPI Kecamatan, harus dilakukan dengan cara demokratis. Misalnya, dilaksanakan di Kecamatan dengan melibatkan karang taruna dan OKP setempat yang sementara aktif kepengurusannya, agar semua komponen kepemudaan bisa terlibat.

Salah satu bentuk kerja nyata guna membenahi dan membesarkan serta mengembalikan nama baik KNPI Muna, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, seperti menawarkan kerja sama dengan KPUD Muna dan Panwaskab melaksanakan sosialisasi pemilih pemula di tingkat SMA sederajat.

"Saya sudah bertemu ketua KPUD serta bersurat ke Panwas dan alhamdulillah semua responnya baik. Kami berkolaborasi laksanakan sosialisasi pemilih pemula, sebab mereka (pemilih pemula) ini adalah instrumen yang akan melahirkan pemimpin berkualitas kedepannya," terang Herlan.

Ditambahkannya, KNPI juga sudah bertemu langsung Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga yang langsung menawarkan kerja sama bagaimana cara mengatasi keamanan ketertiban masyarakat dengan melibatkan seluruh komponen pemuda. Selain itu, KNPI akan bermitra dengan Kepolisian untuk bersama-sama mengawal penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

"KNPI sendiri ikut terlibat mengatasi kamtibmas berkolaborasi dengan Kepolisian, Pemda bersama stakeholder terkait, untuk menyentuh langsung pemuda pengangguran yang memiliki kreativitas tapi tidak tersentuh. Artinya, ini langkah awal kita KNPI bisa menjadi instrumen terstruktur yang bisa berkolaborasi dengan semua pihak, khususnya Pemda setempat," ungkap Herlan.


Laporan: Arto Rasyid

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations