KPUD Sudutkan Dandim Muna, Ini Penjelasan Kapenrem 143/HO

SULTRAKINI.COM: MUNA – Kepala Penerangan Korem 143 Halu Oleo, Mayor Inf. Azwar Dinata, menegaskan bahwa TNI selalu netral dalam setiap pelaksanaan Pilkada, termasuk di Pilkada Muna.“Saat ini TNI masih dalam koridornya, tidak bisa dilibatkan dan melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis,” ujar Azwar.Penegasan Kapenrem 143/HO ini, menjawab tudingan dari salah seorang Komisioner KPUD Muna, Rahmat Andang Jaya pada salah satu media lokal yang menyatakan Dandim 1416 Muna mengintervensi pihak KPU dalam menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang.Sebagaimana diketahui, pada Selasa (8/3/2016) di Kantor KPUD Provinsi Sultra, Rahmat Andang Jaya menyudutkan TNI khususnya jajaran Korem 143/HO dalam kesaksiannya saat para komisioner KPUD Muna menjalani sidang etik DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).“Dandim 1416/Muna tidak pernah mengintervensi KPUD Muna untuk menyelenggarakan Pilkada ulang, karena bukan itu wewenang kami untuk memerintahkan KPU,” jelas Azwar.Mantan Kasdim 1417 Kendari ini menambahkan, kehadiran TNI pada setiap perhelatan Pilkada adalah sebagai bentuk bantuan pengamanan yang telah dikoordinasikan dengan semua pemangku kepentingan, untuk menjaga kondusifitas dan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.“Semua itu merupakan bentuk dukungan untuk pelaksanaan pesta demokrasi dengan cara memberikan bantuan pengamanan,” katanya lagi.Azwar juga mengatakan, kepindahan mantan Dandim 1416 Muna Letkol Inf. Meyer Adwin Sianturi, ke Kodam VII Wirabuana sebagai Wairdam (Wakil Inspektur Kodam) beberapa waktu lalu, bukanlah sebagai sanksi seperti yang diberitakan.”Itu dalam rangka promosi jabatan dan sudah menjadi tradisi dalam suatu organisasi untuk penyegaran,” terang Azwar.(C)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.