SUARA

Oknum Wartawan yang Dituduh Mencuri, Punya Hubungan Spesial dengan Korban

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Dugaan pencurian uang dan telepon genggam yang dilakukan oknum wartawan Rakyat Pos di Konawe mendapat klarifikasi. Wakil Pimpinan Redakasi Rakyat Pos, Sahrul angkat bicara terkait keterlibatan anggotanya dalam kasus tersebut.

Sahrul yang menghubungi awak media SultraKini.Com mengkronologiskan hal itu. Kejadiannya terjadi pada Rabu, 28 Februari 2018 di Lahonggumbi, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe,Sulawesi Tenggara. Ketika itu Hidayat pergi ke rumah Sri untuk meminta tolong dipinjamkan uangnya. Kebetulan saat itu, Sahrul juga ada di rumah itu. Ia mengaku hadir belakangan, setelah diminta rekannya (Hidayat, red) untuk singgah ke rumah Sri.

“Jadi Dayat (sapaan akrab Hidayat, red) dan Sri ini punya hubungan (pacaran, red). Hari itu dia datang minta tolong, sebagaimana orang yang punya hubungan. Lagi pula, Dayat juga memang suka memabantu Sri (dalam hal keuangan, red),” ujarnya, Jumat (2/3/2018) malam.

Saat itu lanjut Sahrul, Dayat memang sempat mengambil uang dan telepon genggam milik Sri. Akan tetapi, setelah mereka pergi dari rumah, Sri sempat menelepon dirinya dan menyampaikan kalau Dayat telah mengambil uang dan telepon genggamnya. Sahrul pun segera menegur anggotanya atas tindakan itu.

yamaha

“Dayat beralasan kalau dia punya keperluan di Kolaka dan butuh uang ketika itu. Saya pun kasi tau supaya Hp milik Sri agar dikembalikan, karena banyak nomor penting di sana,” jelasnya.

Menurut Sahrul, kasus antara Dayat dan Sri ini tidak ada kaitannya dengam profesi Dayat sebagai wartawan. Hal itu murni kasus personal mereka berdua.

“Sehingga kalau bisa ini kami klarifikasi, karena dipemberitaan ada yang menyebutkan nama media kami,” tambahnya.

Konfirmasi terakhir yang dilakukan Sahrul kepada awak media SultraKini.Com pada Sabtu (3/3/2018) pagi, ia mengatakan kalau telepon genggam milik Sri sudah ada di tangannya. Barang tersebut akan segera ia kembalikan kepada pemiliknya. Ia berharap agar kasus personal tersebut tidak masuk ke ranah profesi kewartawanan, apalagi dikaitkan dengan tempat Dayat bekerja.

 

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.