PPNI Sultra Sebut Perawat RS Bahteramas Bukan Mogok Kerja

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat nasional Indonesia (DPW PPNI) Sultra membantah sejumlah perawat di Rumah Sakit Bahteramas Sultra mogok kerja akibat wabah virus Corona.

Ketua DPW PPNI Sultra, Herianto, mengaku sejumlah perawat RS Bahteramas sedang diistirahatkan, bukan mogok kerja. Sebab, mereka sedang dalam pemantauan dikarenakan terpapar sewaktu menangani pasien Covid-19.

“Faktanya tidak demikian, perawat yang diisukan mogok itu tidak benar. Mereka hanya diistirahatkan karena terpapar usai merawat pasien terjangkit Covid-19,” ucap Herianto, Minggu (22/3/2020).

Menurutnya, pelayanan kesehatan di IGD Bahteramas masih berjalan seperti hari-hari biasanya, yakni melakukan tindakan perawatan pasien rumah sakit.

“Sampai hari ini mereka masih beraktivitas dan melakukan pelayanan di ruang kerjanya. Jadi seperti apa yang disampaikan oleh Dewan Pengawas Rumah Sakit, Abu Hasan itu tidak benar,” katanya.

gemilang simpeda bank sultra

Ia juga mengecam adanya oknum yang menyebut perawat sebagai paramedis. “Berdasarkan UU Keperawatan Nomor 38 Tahun 2014 yang merupakan dasar hukum praktik keperawatan, istilah paramedis itu sudah dihapuskan jadi yang ada hanya istilah perawat,” jelasnya.

Keyakinanya bahwa perawat RSUD tidak mogok kerja terkuak usai Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh inspeksi mendadak di Rumah Sakit Bahteramas pada Jumat (20 Maret 2020). Sidak dilakukan usai mendapat informasi adanya isu mogok kerja akibat Covid-19.

“Saya berterima kasih kepada para perawat, dokter yang masih stay di tempat, masyarakat tetap tenang, waspada dan tim medis akan bekerja secara maksimal, ini sekaligus motivasi untuk memberikan semangat kepada tim medis bahwa kami selalu memperhatikan mereka,” ucap Abdurrahman.

Ia memastikan 35 perawat yang tidak masuk kerja bukan lantaran mogok kerja, melainkan diistirahatkan karena berstatus orang dalam pemantauan (OPD) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kita tunggu hasilnya tiga hari ke depan. Mereka sudah diambil sampel, kami berharap mereka dalam kondisi baik-baik saja sebab kerja mereka ini memiliki amalan yang luar biasa,” ujarnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.