Seorang Penumpang Kapal Feri Bahteramas Mendadak Menjerit di Tengah Perjalanan

SULTRAKINI.COM: KONAWE KEPULAUAN Penumpang kapal Feri Bahteramas rute Langara-Kendari mendadak risau. Salah satu penumpangnya yang merupakan ibu hamil meminta bantuan persalinan dari penumpang lainnya.

Jeritan si ibu hamil yang belakangan diketahui bernama Yusnawar (26), akhirnya tak berlangsung lama. Bersyukur, tiga penumpang lainnya ternyata bidan yang bekerja di Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara bergegas memberikan pertolongan.

Menurut Salah Seorang Bidan, Ana Purnawati Hasan, proses persalinan berlangsung aman dan lancar.

“Alhamdulillah anaknya lahir dengan selamat, jenis kelamin perempuan. Ibu Yusnawar melahirkan pukul 15.30 Wita dengan berat badan bayi sekira 2,8 kilogram,” jelas Ana, Kamis (12/10/2017).

Bidan Ana mengaku khawatir karena proses persalinan dilakukan tanpa ada alat dan bahan.  Namun kondisi fisik pasien terpantau stabil, sehingga prosesnya tidak terlalu menyulitkan. “Kami bantu melahirkan di kamar Ratami, disitu ruang bangsal penumpang, namun ada kasur, jadi kami minta tolong penumpang lainnya yang ada sarungnya untuk membantu menutup biar pasien tidak jadi tontonan,” terang Bidan Puskesmas Langara ini. 

Ditempat yang sama di kapal Feri Bahteramas,  Amiruddin Suami Yusnawar mengatakan sempat khawatir karena dugaannya tidak akan melahirkan di kapal. “Syukur kasian adaji bidan yang ada di kapal, sehingga banyak yang bantu,” ujarnya.

Amiruddin bercerita, perjalanan darat dari kampung halamannya di Desa Mata Dimba ditempuh menuju ibu kota Langara selama lebih dari sejam menggunakan mobil penumpang. Niatannya masuk Kendari untuk melahirkan disana.

“Alhamdulillah anak ketiga lahir selamat.  Anak pertama dan kedua berjenis kelamin laki-laki. Untuk nama anak ketiga, tadi pihak kapal ikut membantu dan mereka yang akan kasih nama,” ungkapnya dengan nada pelan.

Kapal feri Bahteramas menempuh perjalanan tiga jam.


Laporan: Kalvin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.