SULTRAKINI.COM: WAKATOBI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Wakatobi mengaku pengaspalan Jalan Kapota-Kolo, Kecamatan Wangi-wangi sesuai spesifikasi dan nilai kontrak. Padahal belum lama pekerjaan tuntas, sudah berlubang disejumlah titik yang kembali ditambal.

Soal Kondisi Jalan Kapota-Kolo, PU Sebut Pekerjaannya Sesuai Spek
Kondisi Jalan Kapota-Kolo, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sultra yang ditambal usai diaspal sekitar sebulan lalu. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

"Hasil pekerjaan proyek Jalan Kolo-Kapota sudah sesuai spek dan nilai kontraknya. Sudah begitu kualitas aspal Cold Paling Hot Mix Asbuton (CPHMA), biar digali dengan tangan pinggir jalan itu bisa," kata Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PU dan Tata Ruang Wakatobi, Muhridin, Kamis (21/12/2017).

(Baca: Belum Cukup Sebulan Diaspal, Jalan Kapota-Kolo Berlubang-lubang)

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim PHO yang terdiri dari Inspektorat, Kejaksaan, dan Dinas PU dan Tata Ruang Wakatobi, proyek hasil PT Citra Graha Indah Lesta dengan nilai kontrak lebih dari Rp 5,2 miliar ini sudah sesuatu dengan spek, walaupun ada perubahan nilai kontrak dengan perencanaan awal.

"Kontrak awal panjang jalan 4,150 kilometer, lebar aspal empat meter, lebar timbunan enam meter dan tebal aspal tiga centimeter. Namun dengan adanya perubahan yang termuat di adendum, panjang jalan menjadi 5,25 kilometer, lebar tiga meter. Jadi lebar dikurangkan, panjang dilebihkan," ucap Muhridin.

Terkait jalan telah berlubang meski belum lama diaspal, menurut dia, bisa diperbaiki kembali oleh pelaksana proyek mengacu pada masa pemeliharaannya selama enam bulan.

"Jadi selama enam bulan kedepan, kalau rusak akan diperbaiki kembali oleh kontraktornya. Sampai cepat berlubang karena di sana kurang kendaraan yang mondar mandir menggiling aspal, kerena aspal CPHMA makin digiling makin padat dan kuat," ujar Muhridin.


Laporan: Amran Mustar Ode

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations