Bupati Muna Berharap Atlet tidak Bertanding untuk Daerah Lain di Porprov 2022, Bonus Telah Disiapkan

  • Bagikan
Silaturahmi pengurus KONI Muna dengan Pemda Muna, Selasa (17/5/2022). (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)
Silaturahmi pengurus KONI Muna dengan Pemda Muna, Selasa (17/5/2022). (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Bupati Muna LM Rusman Emba mewanti-wanti dan berharap kepada para atlet-atlet andalan setiap Cabang Olahraga (Cabor) Kabupaten Muna agar tidak bertanding membawakan daerah lain pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2022 yang diadakan di Kota Bau-bau dan Buton mendatang.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna sebagai induk dari setiap cabang olahraga (Cabor) sudah mempersiapkan segala hal termasuk bonus bagi para atlet berprestasi yang mengikuti Porprov tahun 2022, dengan melakukan konsolidasi pengurus, Selasa (17 Mei 2022)

loker wartawan sultrakini

Walau masih simpang siur pelaksanaan Porprov 2022, apakah pada Desember ataukah diundur nanti pada tahun 2023. Akan tetapi hal yang paling penting untuk Kabupaten Muna, yakni menyiapkan atlet setiap Cabor yang akan mengikuti Porprov nanti.

Bupati Muna, LM Rusman Emba, mengatakan pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Muna mendapat juara ketiga. Olehnya itu, katanya, prestasi itu diharapkan bisa terus dipertahankan dan jika ditingkatkan.

“Jangan sampai Porprov tahun ini kalah dan turun peringkat. Harus diupayakan prestasi kita harus ditingkatkan,” tegas Rusman dihadapan pengurus KONI Muna dan para atlet saat silaturahmi Pemkab Muna dan KONI di Aula Galampano, Selasa (17 Mei 2022).

LM Rusman Emba mendapatkan informasi bahwa banyak atlet yang dulunya dari Muna, ditarik untuk bertanding di Porprov membawahkan daerah lain.

Baca:   Bupati Cup ke IV di Buton Tengah Resmi Digelar, Samahuddin Ingatkan Sportivitas

“Ini harus menjadi perhatian kita semua, jangan sampai ini benar adanya. Kita harus secepatnya menginventarisir dan mencari tahu apa masalahnya atlet setiap Cabor yang ada di Muna,” kata Rusman.

Menurutnya, atlet membawakan nama daerah lain biasanya, masalahnya persoalan bonus ketika mendapat juara. Untuk itu, Ia berjanji bonus untuk atlet yang berprestasi dan mengharumkan Kabupaten Muna tidak akan kalah dengan daerah lain, setidaknya berimbang, sehingga atlet tidak bertanding untuk daerah lain dan membela daerahnya.

“Anggarannya, nanti kita akan sesuaikan di APBD. Jika kegiatan Porprov di Desember, berarti bonus atlet 2023 yang menjadi juara akan terealisasi,” ucapnya.

Orang nomor satu di Bumi Sowite itu menyampaikan, memang, anggara untuk KONI dalam rangka pembinaan olahraga masih terbilang kecil sekitar Rp3,6 miliar. Tapi nanti akan disesuaikan lagi dengan kebutuhan dan harus dikelola secara maksimal sehingga target menjuarai Porprov bisa tercapai.

“Ajang olahraga di Porprov menjadi ajang pertaruhan nama baik kita dan daerah, jadi kita harus serius menghadapi event ini,” ungkapnya.

Ia memberikan masukan kepada pengurus KONI Muna, bahwa kegiatan yang sifatnya prestasi, diraihnya tidak bisa instan, harus sudah dimulai dari sekarang dalam membina atlet, sehingga menghadapi Porprov pada Desember nanti atlet siap bertanding dengan baik dan mendapat juara.

Baca:   Pembukaan MTQ ke XXIX Kabupaten Muna Ditunda

“Kita harus membangkitkan rasa memiliki, motifasi besar dan ada semangat yang harus kita ciptakan sehingga pertaruhan di Porprov bukan saja pertaruhan pribadi-pribadi, akan tetapi pertaruhan nama besar Kabupaten Muna,” ucap Rusman menyemangati pengurus KONI Muna.

Dalam acara silaturahmi pengurus KONI Muna periode 2022-2026, Wakil Bupati Muna sekaligus sebagai ketua KONI Kabupaten Muna Bachrun Labuta menyatakan, biaya operasional KONI Muna seluruhnya dibiayai oleh Pemda Muna.

Lanjutnya, berarti KONI Muna adalah perpanjang tangan, untuk menyukseskan tugas Bupati Muna dibidang olahraga yang diamanahkan kepada pengurus KONI Muna.

“Semoga amanah yang diberikan, bisa kita jalankan dengan baik, menjadi juara dalam Porprov 2022,” kata Bachrun.

Ia menyampaikan, keberhasilan KONI Muna di Porprov nanti adalah peran kita semua, begitu juga, bila kita gagal maka kita gagal semuanya. Bukan hanya ketua dan sekretaris. (B)

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

loker marketing sultrakini
  • Bagikan