Jokowi Anugerahi 127 Tokoh Sastrawan Hingga Arkelog

  • Bagikan
Presiden Jokowi menganugerahkan tanda kehormatan RI di Istana Negara. (Foto: Dok setkab)

SULTRAKINI.COM: Presiden RI, Joko Widodo memberikan tanda kehormatan kepada 127 tokoh dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Istana Negara, Jumat (12 Agustus 2022).

Setidaknya 127 orang menerima tanda kehormatan, terdiri dari Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, dan Bintang Budaya Parama Dharma berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 64, 65, dan 66/TK/TH 2022. Keputusan Presiden tersebut ditetapkan di Jakarta pada 11 Agustus 2022.

“Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus dalam rangka memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama, Bintang Jasa, dan Bintang Budaya Parama Dharma sebagaimana diatur dalam Undang-Undang,” ucap Presiden Jokowi dilansir dari setkab.

Acara pemberian penganugerahan ini hanya dihadiri tujuh orang ahli waris penerima mewakili 127 penerima tanda kehormatan. Berikut tujuh orang tersebut.

  1. Alm. Ajip Rosidi, sastrawan, dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama;
  2. Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan 2019-2022, dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama;
  3. Alm. Prof. Dr. Mundardjito, arkeolog, dianugerahi tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma
  4. Almh. dr. Carolina Rezeki Sihombing, dokter spesialis pada RSUD Kota Depok;
  5. Alm. Sunjaya, Kepala Puskesmas pada UPTD Puskesmas Sukatani, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mewakili 98 penerima lainnya yang masing-masing dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama;
  6. Alm. Gugum Gumbira, seniman tradisi sunda; dan
  7. Almh. Dewi Wikantini, bidan penyelia pada UPT Puskesmas Baktijaya Kota, Depok, Jawa Barat, mewakili 22 penerima lainnya yang masing-masing dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya. (C)
Baca:   Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, AirNav Optimalisasi Jalur Penerbangan Selatan Jawa

Laporan: Sela
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan