Mahasiswa Konawe di Kendari Tuntut Beasiswa dan Mes Kepada Pemda

  • Bagikan
Suasana pertemuan Kepala Dikbud Konawe, Jumrin Pagala dan sejumlah mahasiswa. (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (OPPMIK) Kendari, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Kamis (15/3/2018).

Aksi tersebut sempat berlangsung panas, setelah para mahasiwa hendak memaksa masuk ke dalam kantor Dikbud. Terjadi aksi saling dorong antar mahasiswa dan pegawai yang juga melibatkan Kadis Dikbud Konawe, Jumrin Pagala.

Dalam aksinya itu, mahasiswa menuntut dua hal. Pertama, beasiswa untuk mahasiswa Konawe yang kuliah di Kendari. Sebab, program yang ada saat ini hanya beasiswa Mahasiswa untuk yang kuliah di Konawe saja.

Kedua, para mahasiswa menuntut Pemda Konawe membuatkan mes mahasiswa di Kendari. Sebab, kabupaten lain sudah membuatkan mes untuk mahasiswanya yang kuliah di Kendari, seperti Konawe Utara yang notabene adalah anak kabupaten dari Konawe.

Menanggapi hal tersebut, Jumrin Pagala mengaku akan berupaya memenuhi permintaan mahasiswa. Khusus untuk program beasiswa, ia mengungkapkan bahwa Dikbud telah mengalokasikan dana sebanyak Rp 1,8 miliar dari anggaran tahun 2018. Namun anggaran itu hanya diperuntukan kepada mereka yang kuliah di Konawe saja.

Persoalan permintaan mahasiswa bagi yang berada di Kendari, lanjut Jumrin, pihaknya akan mencoba mengubah nomenklatur yang ada saat ini. Setelah konsultasi dengan pihak BPKAD,, ia disarankan untuk menyurat ke Bupati dan DPRD Konawe.

Baca:   Siswa di Konawe Kembali Belajar di Sekolah, Meski Dibatasi

“Karena nomenklaturnya sudah dalam bentuk DPA (Draf Penggunaan Anggaran, red), maka tidak bisa asal ubah. Tapi akan tetap ada juga untuk mahasiswa di Kendari. Tentu dengan kriteria dan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

 

Laporan: Mas Jaya

  • Bagikan