Polda Sultra Genjot Vaksinasi Bagi Pelajar Delapan Gerai Vaksin Tersedia

  • Bagikan
Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra mengunjungi dan memantau proses vaksinasi di SMPN 1 Kendari. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)
Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra mengunjungi dan memantau proses vaksinasi di SMPN 1 Kendari. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Drs.Yan Sultra, S.H memantau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMP di Kota Kendari, Kamis (26/8/2021). Peninjauan vaksinasi dilakukan di SMP Negeri 1 Kendari dengan 900 siswa dan siswi yang divaksinasi untuk dosis 1, dengan jenis vaksin sinovac.

Pihak sekolah membagi dua pelaksanaan vaksinasi guna menghindari kerumunan. Bagi siswa yang hendak divaksin terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan, apakah layak untuk divaksin atau tidak.

Pada kesempatan itu, Kapolda berdialog dengan siswa yang sudah divaksin. Polda juga akan terus mendorong sekolah untuk melakukan vaksinasi kepada siswanya.

“Vaksinasi yang dilakukan merupakan kerja sama Polda Sultra dan Dinas Pendidikan,” kata Kapolda Sultra, Kamis (26 Agustus 2021).

Langkah vaksinasi dilakukan sebagai upaya percepatan herd immunity terutama bagi remaja usia 12 hingga 17 tahun, serta mempercepat proses pembelajaran tatap muka di sekolah.

ibu alimazi

“Seluruh vaksin dan vaksinator diadakan oleh Polda Sultra, khususnya dari bidang kedokteran dan kesehatan (Biddokkes),” ujar Irjen Yan Sultra.
 
Untuk pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMP, Polda Sultra menyiapkan 8 titik gerai vaksin yang tersebar dibeberapa sekolah di Kota Kendari, dengan sasaran 600 siswa per titik gerai vaksin.

Baca:   Polisi Amankan 62 Paket Sabu Siap Edar di Kendari

Sementara itu, salah seorang siswa SMP Negeri 1 Kendari, yang sudah divaksin, Raisa mengaku senang sudah bisa divaksin.

“Perasaan saya sekarang senang karena sudah vaksin, agar bisa terhindari dari penyebaran virus covid 19,” kata Raisa.

Dirinya dan rekan-rekannya berharap setelah semua siswa divaksin, bisa segera dilakukan pembelajaran tatap muka, karena mereka merindukan adanya pembelajaran secara tatap muka langsung.

“Semoga dengan dilakukannya vaksinasi bagi mereka, sekolah bisa dibuka secara tatap muka langsung,” pungkasnya. (B)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan