Rokhmin Dahuri Selipkan Kedatangan ke Muna dengan Pantauan Pilgub Sultra

  • Bagikan
Foto bersama Bupati Busel, Agus Safei (kiri), Bupati Muna, LM. Rusman Emba (kedua kiri), Ketua DPP PDIP, Rokhmin Dahuri (kedua kanan), tokoh pendiri PDIP dan mantan Ketua DPD PDIP Provinsi Sultra, Lao

SULTRAKINI.COM: MUNA – Selain menghadiri pernikahan mantan mahasiswanya di Institut Pertanian Bogor (IPB), Ketua DPP Partai PDIP Rokhmin Dahuri juga memantau peta politik pemilihan gubernur Sulawesi Tenggara yang nantinya berlangsung 2018 mendatang.

Rokhmin tidak datang sendiri di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ia hadir bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Yonny Koesmaryono, Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB, Dr. Arif Satria, Kepala Pusat Study Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB, Dr. Sofyan Sjaf. Terlihat juga Bupati Buton Selatan (Busel) Agus Safei dan mantan ketua DPD PDIP Prov. Sultra serta tokoh pendiri PDIP, Laode Rifai Pedansa yang menyambut rombongan.

“Karena saya selaku ketua DPP PDIP, tentu guna optimalkan kedatangan saya di sini (Muna), saya lakukan konsolidasi dengan bupati Busel, bupati Muna dan tentunya dengan senior kita salah satu pendiri partai PDIP, Pak Laode Rifai Pedansa yang menurut saya Ketua DPD sepanjang masa. Jujur saja kita harus apresiasi dan meneladani cara kerja PAN dan Golkar karena itu merupakan manfaat ganda,” terang Rokhmin.

Menurut Rokhmin, situasi politik di Sultra khususnya dalam pemilihan kepala daerah, wilayah ini termasuk berhasil memenangkan empat kabupaten oleh kader PDIP sebagai bupati terpilih pada 2017.

Baca:   Debat Publik Season II, Ali Mazi Singgung Deal-deal Proyek Masih Rawan di Sultra

Sehubungan Pilgub Sultra 2018, meski pihaknya belum menentukan figur yang akan diusung partai, dirinya tetap memperhitungkan dua komponen utama saat penentuan tersebut, yakni memiliki elektabilitas tinggi dan berasal dari kader PDIP. Namun tidak menuntut kemungkinan, partai akan memilih figur diluar dari kader PDIP apabila tingkat elektabilitasnya tergolong rendah demi sikap realistis partai, kecuali terdapat kader yang fenomenal.

ibu alimazi

“Intinya PDIP mengusung figur yang pasti jadi, kita akan menilai elaktabilitas namum sampai saat ini kita belum tentukan siapa figurnya,” katanya.

Begitu pula dua nama kader PDIP, yakni Bupati Muna, LM. Rusman Emba dan Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua yang menjadi bakal calon pada Pilgub Sultra 2018. Keduanya belum melalui proses seleksi dalam penentuan figur usungan partai.

Rokhmin memastikan rekomendasi calon figur tersebut akan dikeluarkan pihaknya pada Oktober 2017.

“Kita belum proses seleksi, tetapi ingin saya pastikan partai PDIP tidak seperti tahun 2017 di injury time baru memberikan rekomendasi. Kasian dengan calonnya yang tidak cukup waktu. Jadi kita terget keluarkan rekomendasi di bulan Oktober 2017 hingga figur calon punya cukup waktu delapan bulan untuk merebut hati masyarakat. Kan Pilkada di bulan Juni 2018,” jelas Rokhmin.

Baca:   Titik Rawan Wilayah Konawe akan Diamankan 100 Polisi

Laporan: Arto Rasyid

  • Bagikan