Dinsos Buton Tunggu Data dari Desa untuk Salurkan Bantuan Pascakonflik

SULTRAKINI.COM: BUTON – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buton masih menunggu validasi data untuk menyalurkan bantuan berupa uang tunai dari Kemensos RI pascakonflik yang terjadi antara Desa Gunung Jaya dan Sampuabalo, Kecamatan Siotapina pada 5 Juni 2019.

“Kita masih menunggu kesiapan data dan kelengkapan yang disiapkan oleh pemerintah desa,” kata Kadis Sosial Buton, Asnawi, Rabu (24/7/2019).

Setelah data korban pasckonflik tersebut terkumpul semua, maka bantuan itu akan disalurkan ke masing-masing korban melalui nomor rekening secara serentak yang saat ini masih dalam proses pengurusan.

“Jadi jumlahnya itu bervariasi sesuai dengan kondisi kerusakan yang dialami seperti ringan, sedang, dan berat,” ujarnya.

Sementara itu lanjut Asnawi, bantuan terhadap dua orang meninggal sudah diberikan kepada ahli warisnya, masing-masing Rp 15 juta. “Yang sudah disalurkan itu yang sudah meninggal diberikan kepada ahli warisnya,” ungkapnya.

Asnawi menambahkan, selain bantuan yang akan diberikan kepada korban di Desa Gunung Jaya. Masyarakat Desa Sampuabalo juga yang juga terdampak konflik akan diberikan bantuan uang tunai secara berkelompok.

“Bantuan juga kita berikan kepada masyarakat Sampuabalo yang disalurkan secara berkelompok melalui kegiatan kearifan lokal dan keserasian sosial, begitu juga di Gunung Jaya, selain bantuan per individu atau KK, juga bantuan kearifan lokal dan keserasian sosial juga diberikan,” jelas Asnawi.

Seperti diketahui, total bantuan dari Kemensos RI terhadap korban pascakonflik di Desa Gunung Jaya dan Sampuabalo pada 5 Juni 2019 lalu yaitu sebesar Rp. 2.891.349.625.

Laporan: La Ode Ali
Editor: Habiruddin Daeng

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.