KM. Manusela Permai 03 Belum Ditemukan, Pencarian Dihentikan?

SULTRAKINI.COM:WAKATOBI- KM. Manusela Permai 03 yang membawa 10 ABK termasuk nahkoda kapal belum juga ditemukan tim penyelamat. Pencarian hingga ke Laut Banda menggunakan Kapal Negara (KN) Sar Pacitan, bahkan belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal yang sejak seminggu lalu hilang kontak.

“Sampai hari ini proses pencarian kami telah maksimalkan. Namun ternyata hasilnya masih nihil,” kata Kapten KN Sar Pacitan, Ruslan, Kamis (02/02/2017).

Dijelaskannya, pencarian tersebut kemungkinan akan dihentikan. Mengingat sepekan lamanya, tim yang dilakukan oleh Pos Basarnas Wakatobi menyesuaikan batas waktu pencarian berdasarkan Undang-undang Basarnas. “Sesuai dengan Undang-undang (UU) Basarnas, maka batas pencarian hanya dilakukan selama tujuh hari saja. Namun jika pihak keluarga korban minta untuk dilanjutkan dan pimpinan perintahkan lanjut, maka kami akan lanjutkan pencarian,” ucapnya.

Ia meyakini, kapal yang dikabarkan bertolak dari Binongko sejak Sabtu (21/1/2017) lalu, menuju perairan Pulau Towu-tuwu, Binongko untuk melabuh rompong selama dua hari masih terapung di perairan. Dia menilai, titik pencarian hilangnya kapal yang masih wilayah perairan, besar kemungkinan ditemukan dibandingkan lautan bebas.

“Jadi kalau bukan kami yang dapat, maka pasti kapal lain yang akan temukan,” ujarnya.

Cuaca ekstrim yang sering terjadi di Perairan Wakatobi dan Laut Banda, membuat proses pencarian selalu terkendala. “Bahkan kemarin, kami harus kembali berlindung di Pulau Runduma, Kecamatan Tomia. Karena sekitar pukul 12.00 Wita saat pencarian di Laut Banda, tiba-tiba angin kencang sampai 40 not dan gelombang tinggi mencapai 3 meter,” terang Ruslan.

Laporan: Amran Mustar Ode

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.