Paman Pembalap Motor Legendaris Sultra, Ketangkap Narkoba

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Kendari kembali mengamankan seorang wiraswasta yang kedapatan menggunakan narkoba. Tersangka berinisial YR (49) diketahui merupakan bandar sekaligus sebagai pemakai barang haram jenis sabu-sabu.

 

Bermula dari laporan warga bahwa di Lorong Napabale, Kelurahan kambu, Kota Kendari, tentang adanya indikasi penyalahgunaan narkoba disalah satu rumah kost. Menerima laporan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengembangkan laporan tersebut.

 

Tepatnya selasa(12/4/2016) sekitar pukul 13.30 Wita, tersangka YR diamankan bersama barang bukti yaitu 1 timbangan elektrik, 4 pipet alat isap, 1 pipet, 1 buah pecahan bong atau alat isap sabu, 1 korek api, 1 kaca pireks dan 3 kantong plastik.

 

yamaha

Pihak kepolisian Kemudian melakukan pengembangan dirumah tersangka di BTN Blue Hill, jalan Halu Oleo, Kelurahan Mokoau, Poasia. Hasilnya, dari rumah tersangka disita 2 paket sabu-sabu seberat 10,02 gram yang disimpan diatas meja rias.

 

Pengakuan tersangka yang juga residivis kasus yang sama pada tahun 2014 lalu, dia baru sekitar 6 bulan lamanya menggeluti bisnis haram ini. \”Baru saja 6 bulan pak,\” terang YR sambil menggeleng-gelengkan kepala dan enggan memberitahu dari mana asal sabu-sabu yang didapatkannya tersebut saat ditanyain oleh wartawan.

 

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polresta Kendari, AKP Basri mengatakan bahwa tersangka memang sudah lama menjadi target operasi. \”karena menyimpan dan memiliki narkoba dia dijerat pasal 112 dan 114 dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara,\” ungkap Basri dihadapan wartawan saat konferensi pers hasil tangkapannya, Kamis (14/4/2016) diruangan Satresnarkoba.

 

Belakangan diketahui, bahwa YR merupakan paman dari salah satu pembalap legendaris di Sulawesi Tenggara asal Kabupaten Muna yang dikenal dengan panggilan akrab Arthur.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.