Pandemik Covid-19, Industri Jasa Keuangan di Sultra Bersatu Salurkan Bantuan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pandemik Covid-19 masih berlangsung dan berdampak bukan hanya pada kesehatan masyarakat, termasuk pada perekonomian. Oleh sebab itu, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara (FKIJK Sultra) menyalurkan bantuan sosial.

Adapun bantuan yang disalurkan seperti sembako hingga makanan suplemen kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat kurang mampu dan tenaga kesehatan sebesar Rp 100 juta.

Bantuan ini akan disalurkan melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (BPBD Sultra), rumah sakit (RS) yang mengani pasien Covid-19 seperti RS Bahteramas dan RS Abunawas, dan door to door atau langsung dari rumah ke rumah oleh anggota FKIJK Sultra dalam rangka meminimalisasi kerumunan atau penerapan physical distancing.

Selain itu, sebagian dari penyediaan barang bantuan melibatkan UMKM mitra industri jasa keuangan sebagai bentuk dukungan agar usaha mereka tetap berjalan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas entitas jasa keuangan yang ada di Sulawesi Tenggara secara sukarela dan tulus sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kami bagi masyarakat,” ucap Ketua FKIJK Sultra, Eddy, Rabu (22/4/2020).

Penyerah secara simbolis bantuan melalui BPBD Sultra oleh Kepala Otoritas Jasa Keungan (OJK) Sultra, Mohammad Fredly Nasution dan Ketua FKIJK Sultra, Edy Muthalib dan beberapa anggota FKIJK lain perwakilan dari perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank kepada Kepala BPBD Sultra, Boy Ihwansyah. Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir, turut hadir dan menyaksikan penyerahan bantuan ini.

yamaha

Kemudian penyerahan bantuan dilanjutkan bagi tenaga kesehatan di Kantor OJK Sultra kepada perwakilan RS Bahteramas dan RS Abunawas. Untuk bantuan door to door akan dilakukan minggu depan oleh masing-masing anggota FKIJK di beberapa titik sebanyak 250 paket bantuan.

Kegiatan sosial yang bernama Aksi Berbagi Dengan Kasih (ABDI) bertema “Aku Selalu Ada Untukmu”. Tema ini merupakan pernyataan solidaritas dari setiap anggota FKIJK Sultra kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 baik kesehatan maupun pada aspek perekonomian.

“Sektor jasa keuangan dapat bertumbuh atau hidup karena kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, OJK dan industri jasa keuangan akan selalu hadir bagi masyarakat,” kata Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nsution.

FKIJK Sultra beranggotakan seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) sektor perbankan, pasar modal, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB), seperti Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Dana Pensiun, Usaha Pergadaian, dan sebagainya. Per April 2020, PUJK di Sulawesi Tenggara berjumlah 135 entitas yang terdiri dari 42 entitas dari sektor perbankan, 78 entitas pada sektor IKNB dan 14 entitas pada sektor Pasar Modal.

Kegiatan ABDI ini diapresiasi oleh Walikota Kendari dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi entitas atau komunitas lain untuk melakukan hal yang sama demi membantu masyarakat kurang mampu dan tenaga medis yang sedang berjuang menghadapi dampak Corona.

“Kegiatan ini sangat positif dan saya dukung. Semoga menggerakan yang lainnya untuk gotong royong meringankan beban masyarakat dan tenaga kesehatan kita,” ujar Sulkarnain.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.