Iklan Clarion

Pemda Ingatkan Penjemput JH Tunggu di Koltim

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Wakil Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya Nur S mengingatkan para penjemput jamaah haji, untuk menunggu kerluarganya di Koltim.

Menurut Wabup, jika dipaksakan menjemput ke Kendari menjemput, banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Selain itu akan terkesan sia-sia, sebab pada akhirnya tetap akan dikumpulkan di Koltim sebelum dikembalikan ke rumah masing-masing.

“Saya sampaikan pada keluarga, jemput saja jamaah hajinya di Koltim setelah diterima pemerintah. Tidak usah ke Kendari. Karena banyak hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi di dalam perjalanan,” pesannya saat rapat persiapan pemulangan jamaah haji Koltim, di Aula Kantor Bupati Koltim, Rabu (5/10/2016).

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Koltim, Samsul Bahri Madjid. “Di bandara Haluoleo Kendari nantinya, pasca diterbangkan dari Embarkasi Makassar, sangat ketat pengawasannya. Sehingga, tidak memungkinkan para keluarga penjemput untuk langsung bertemu apalagi membawa pulang keluarganya yang ikut berhaji. Jangan habiskan energi di Kendari, tunggu saja di Koltim, pasti ketemu,” kata Sekda Koltim ini. 

Dalam proses penjemputan haji, tidak diinginkan ada masalah dan keluhan dari jamaah, mereka harus dilayani dengan bagus. Tapi dia juga berharap, jangan hanya bagus di proses penjemputan, namun di perjalanan juga harus bagus.

“Kita terima kembali mereka di masjid (Masjid Raya Raterate), sama seperti saat berangkat. Semua sisi harus diperhatikan, sampai mereka diterima dengan baik oleh keluarga,” harap Sekda.

Kedatangan jamaah haji ini, Kepala Kantor Kemenag Koltim, H Bustamil S.Ag memastikan tanggal 12 Oktober mendatang sudah tiba di Koltim. Tanggal 11 Oktober tiba di Embarkasi Hasanuddin Makassar dari Arab Saudi.

Ketua DPRD Koltim, Rahmatia Lukman yang juga hadir dalam rapat persiapan, mengapresiasi PPIH atas penyelenggaraan haji tahun ini. Dia berharap tahun 2017 mendatang diberi subsidi transportasi lokal dari daerah asal ke embarkasi. “Karena kami di DPRD sudah menetapkan Perda transportasi haji lokal,” terangnya.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.