Potret Pendidikan “Pulau Penyu”

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Sektor pendidikan melambat bahkan nyaris terhenti di Desa Runduma, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Luas pulau tidak lebih dari 5,1 kilometer ini, proses belajar mengajarnya bahkan terhenti di tingkat SMA sejak tiga bulan terakhir.

Desa Runduma, Kecamatan Tomia atau “Pulau Penyu” dikenal kaya akan keindahan alamnya.

Ketertinggalan di sektor pendidikan, dimanfaatkan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Wakatobi versi Umar Bonte. Dalam waktu dekat, pihaknya bakal menurunkan anggotanya sebagai relawan tenaga guru di wilayah tersebut.

Menurut Ketua KNPI Wakatobi, Arbain Auliah, kondisi di Desa Runduma merupakan tanggung jawab bersama selain dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Sultra. Para siswa wajib memperoleh pendidikan di bangku sekolah, apalagi mereka akan mengikuti ujian nasional. Dia berharap, tindakan itu juga turut dilakukan pemerintah terkait.

“Saya cukup prihatin, Sebagai Ketua KNPI Wakatobi, saya akan melakukan pembentukan relawan tenaga guru yang akan dikirim ke Runduma,” kata Ketua DPD KNPI Wakatobi, Arbain Auliah, Rabu (7/3/2018).

 

Laporan: Amran Mustar Ode

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.