Sopir Mendadak Kejang, Pohon pun Diterjang

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Entah apa yang menimpa Yandra, sopir angkutan kota ini mendadak kejang saat membawa kendaraannya menuju Kendari Beach, dari arah Mandonga.Akibatnya angkutan kota bernomor polisi DT 1539 UF yang dibawanya pun melaju tak menentu, kemudian berhenti setelah menabrak pohon pelindung yang terletak disisi jalan depan Kantor Perbendahaan Negara, jalan Mayjen Soetoyo Kota Kendari.Peristiwa ini sebagaimana dituturkan Jefry, rekannya yang duduk bersebelahan dengan sopir naas itu saat peristiwa terjadi, Yandra mendadak kejang seperti kesurupan saat tengah mengemudikan mobil.”Saya tidak tau kenapa, tiba-tiba dia seperti orang keserupan, terus mobil da belok kiri naik ke trotoar dan menabrak pohon,” tuturnya.Karena peristiwa ini, angkutan kota yang dikemudikan Yandra mengalami rusak parah di bagian depan. Selain itu Yandra juga mengalami patah kaki akibat terjepit bumper mobil yang penyok.Beruntung, kata Jefry, mobil tidak melaju dalam keadaan kencang. Sehingga dirinya tidak mengalami cidera yang berarti, hanya lecet terkena bumper dan pecahan kaca.”Mobil tidak kencang, sekitar 30 km per jam. Saya kira awalnya mobil ini hendak parkir karena berbelok ke kiri ternyata sampai naik trotoar,” ungkapnya.Hal ini juga dibenarkan oleh salah seorang saksi mata kejadian tersebut, Memet, yang tengah berada tak jauh dari tempat kejadian. Saat itu dirinya berada di sisi kanan jalan, sekitar 50 meter dari lokasi peristiwa.”Memang saya lihat mobilnya jalan tidak kencang, saya kira awalnya juga mau parkir tapi ternyata malah naik atas trotoar,” jelasnya.Ia juga sempat melihat sopir dalam keadaan kejang ketika mobil telah menabrak pohon. Dengan dibantu Jefry, ia lalu berusaha mengeluarkan sang sopir dari kursinya yang terjepit.”Kelihatannya mungkin ini sopirnya kena epilepsi mendadak, sehingga mobil oleng,” katanya.Berdasarkan pantauan SULTRAKINI.COM ditempat kejadian, usai diturunkan dan didudukkan di trotoar, sopir telihat shok. Ia juga terlihat linglung memandangi warga yang mengerumuninya. Beruntung tidak ada penumpang yang naik selain Jefry dan Yandra.Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.