SUARA

Survei Pilkada Konsel, Parameter Publik Indonesia: Endang Pesaing Surunuddin

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jelang pelaksanaan Pilkada Desember 2020, lembaga survei Parameter Publik Indonesia merilis hasil survei dan analisisnya untuk Pilkada Konawe Selatan (Konsel), Kamis (3/9/2020).

Parameter merilis Surunuddin yang tampil sebagai calon petahana semakin kuat dan sulit ditumbangkan oleh figur lain di Pilkada Konsel 2020. Namun, hasil survei pengumpulan data sampel yang dimulai pada 20-26 Agustus 2020, dari tiga pasangan kandidat yang akan bertarung, yakni Surunuddin Dangga, Muhammad Endang, dan Resmi Abdul Gani, pascakandidat lain Irham Kalenggo menyatakan undur diri dari pencalonan, Muhammad Endang digadang-gadang menjadi pesaing Surunuddin meskipun nilai elektabilitasnya jauh berbeda.

Berdasarkan hasil survei parameter publik dari tiga kandidat calon, elektabilitas Surunuddin mencapai angka 60,00 persen, disusul Muhammad Endang dengan nilai elektabilitas 9,20 persen, sedangkan Rusmin Abdul Gani mencapai 5,8 persen.

Direktur Eksekutif PT Parameter Publik Indonesia, Ras MD, mengatakan berdasarkan hasil survei Juli lalu, data survei Agustus masing-masing kandidat mengalami peningkatan elektabilitas. Surunuddin dari 55,70 persen menjadi 60,00 persen, Muh. Endang 2,7 persen menjadi 9,20 persen, Rusmin Abdul Gani di bawah 1 persen naik menjadi 5,80 persen

Dengan demikian, katanya, hasil temuan terbaru Parameter Publik bisa dikatakan menunjukkan posisi calon bupati petahana Konsel, yakni Surunuddin kian sulit dikalahkan.

yamaha

“Angkanya sudah menembus 60 persen,” ujarnya pada konferensi pers di Kota Kendari, Kamis (3/9/2020).

Sementara dua kompetitor atau pesaingnya Muh. Endang dan Rusmin Abdul Gani berjarak di atas 40 persen dengan petahana. Selisih ini dinilainya cukup jauh, membuat langkah para penantang untuk menumbangkan petahana sangat berat.

Mantan Senior Lembaga Survei LSI ini menilai, jika Irham Kalenggo belum mengundurkan diri dari pencalonan, dia menjadi penantang potensial petahana. Pasalnya, berdasarkan hasil survei, Irham berada di urutan kedua setelah Surunuddin, dengan nilai elektabilitas 18,4 persen, sedangkan Surunuddin mencapai 56,4 persen. Sementara Endang hanya berada di urutan ketiga, yakni 7,6 persen, dan RAB hanya 3,0 persen.

“Simulasi tanpa Irham Surunuddin naik 3,6 persen, Endang naik 1,6 persen, sedangkan Rusmin naik 2,8 persen,” terangnya.

Survei Parameter Publik Indonesia menggunakan 1.000 responden dengan teknik wawancara dan tatap muka, menggunakan kuesioner dengan margin of error sekitar 3,16 persen. (C)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.