Pilkada koltim

Tambang Batu Kapur di Muna Segera Operasi

SULTRAKINI.COM: MUNA – PT Lakarinta Meleura Sejahtera (LMS) yang bergerak dibidang pertambangan, segera beroperasi di Desa Lakarinta Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Pasalnya, perusahan yang mengelola batu dolomit atau kapur/gamping yang sebagai bahan kebutuhan pemurnian nikel dan emas itu, rencananya akan meletakan batu pertama pendirian pada 29 September 2019 yang dihadiri Gubernur Sultra Ali Mazi, Bupati Muna Laode Muh. Rusman Emba, unsur foorkopimda serta stackeholder terkait.

Direktur PT. LMS, Laode Rifaidi, menerangkan berdasarkan hasil lab kualitas batu kapur Desa Lakarinta memiliki kadar 56 persen CaO lebih tinggi dari China yang hanya memiliki kadar 52 persen CaO.

Izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan tersebut, yakni seluas 147,9 hektar tanah ulayat masyarakat, dimana lokasinya sekitar dua kilometer dari pemukiman.

Surunudin

Izin produksi, lanjut Rifaidi, berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) pada 2019 telah ditarget sekitar 200 ribu ton per tahun.

“Jadi untuk tanah tidak ada persoalan. Untuk tahun 2019 sesuai regulasi target produksi 200 ribu ton, tapi di tahun 2020 akan ada peningkatan produksi dengan target tentunya diatas 200 ribu ton per tahun,” jelas Rifaidi disela mengecek persiapan lokasi peletakan batu pertama, Selasa (24/9/2019) sore.

PT. LMS yang sepenuhnya dikelola oleh putra-putri lokal daerah Muna itu, untuk langkah awal hanya menyerap sekitar 70-80 tenaga kerja saja dengan mengutamakan masyarakat sekitar.

“Di PT. LMS tidak ada investor asing bermata sipit dibaliknya. Semua orang lokal yang diberdayakan. Kami jalan mengikuti regulasi tapi tentunya jika di tahun 2020 ada peningkatan produksi maka akan menyerap lagi tenaga kerja lebih banyak,” ungkapnya.

Laporan: Arto Rasyid
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.