SUARA

Usai Tangkap Buaya, Warga Konut Dikejar Buaya

SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA – Hamid salah seorang warga Desa Walandawe, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara mengaku dikejar buaya. Predator air itu mengejar Hamid saat hendak pulang dari kebun menggunakan katinting, Senin (20/01/2020) sore.

Menurut Hamid atau akrab dipanggil Haduke, dirinya sudah puluhan tahun berkebun di Soluengge yang harus menggunakan kapal katinting dan melewati Sungai Lalindu untuk menuju kebunnya itu. Bahkan, mata pencahariannya sebagai nelayan ikan tawar.

Selama melewati sungai tersebut dan menekuni pekerjaannya, Haduke belum pernah mengalami kejadian dikejar buaya.

Handuke bercerita kepada warga, dirinya merasa terkejut saat sedang melajukan katinting miliknya, dari arah belakang ada seekor buaya yang mengikutinya di belakang. Sontak dirinya kaget dan bingung mau berbuat apa. Anehnya lagi, saat menoleh ke depan ternyata ada lagi seekor buaya di depan katintingnya itu.

Haduke mengaku hanya pasrah dan berdoa. Hamid langsung menaikkan gas katintingnya dan melaju cepat. Bersyukur predator air itu langsung menghilang.

“Pucat itu mukanya dia pulang, sekarang itu dia tidak berani pergi sendiri di kebun. Padahal dia tidak ada takut-takutnya kalau di air,” terang salah seorang warga Desa Walandawe kepada Sultrakini.com, Selasa (21/01/2020).

Warga Desa Landiwo, Kecamatan Landawe sebelumnya digegerkan dengan kemunculan buaya sepanjang empat meter di permukaan Sungai Lalindu, Minggu (19/1/2020).

yamaha

Sekitar pukul 17.35 Wita, seorang warga melihat kemunculan seekor buaya berukuran besar di sekitar sungai. Spontan dia bergegas memberikan informasi pada warga lainnya.

Buaya berukuran 4,20 meter lebar 65 sentimeter itu tidak berdaya saat warga mengikat menggunakan tali dan mengangkatnya ke permukaan tanpa perlawanan.

Menurut La Mege warga sekitar, buaya tersebut diduga kekenyangan sehingga tidak melawan saat ditangkap warga.

(Baca: Warga Konut Digegerkan Dengan Penangkapan Buaya Sepanjang 4 Meter)

Warga Konut juga pernah dikejutkan dengan keberadaan buaya. Parahnya, seorang warga Desa Bendewuta, Kecamatan Oheo, Rugaya (43) meninggal akibat diterkam buaya saat mencuci di Sungai Lalindu pada Kamis (26 Desember 2019). Berselang sehari, warga Desa Puusuli, Kecamatan Andowia Ema (40) kembali diterkam buaya saat mencari pokea, tepatnya, Jumat (27/12/2019).

(Baca juga: Diterkam Buaya, Warga Konut Ditemukan Dalam Keadaan Badan Tak Utuh)

Laporan: Arifin Lapotende
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.