Nur Alam Tekankan Kepala Sekolah Jangan Suka Terima Gratifikasi

  • Bagikan
Pelantikan kepala sekolah di aula Sangia Ni Bandera, rumah jabatan Gubernur Sultra. (Foto: Rian Adriansyah/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam kembali melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dan kepala sekolah SMAN /SMKN dan pengawas sekolah lingkup pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara di aula Sangia Ni Bandera, rumah jabatan Gubernur, Jumat (2/6/2017).

Empat pejabat eselon II dan 100 kepala sekolah diambil sumpahnya untuk menjalankan amanah dan roda organisasi yang dipimpinnya. “Jadikan jabatan sebagai amanah dan tanggung jawab dengan profesional. Bekerja dengan inovasi untuk menjalankan roda organisasi,” ungkap Nur Alam. 

Dia menambahkan, pelantikan kepala sekolah merupakan rangkaian proses seleksi ketat dengan memperhatikan golongan dan masa kerja. Kepala sekolah diharapkan mempertajam program kerja dan kinerja sekolah, jangan larut dalam euforia jabatan. Nur Alam bahkan menyinggung jabatan kepala sekolah lebih baik daripada bupati kurang berkompeten. 

Dirinya juga mengingatkan kepala sekolah menempatkan diri dan berkiblat pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kepada Dikbud agar petakan pendistribusian guru-guru di sekolah, kabupaten dan kota agar merata penyebarannya,” kata Gubernur Sultra dua periode tersebut. 

Nur Alam kembali menekankan bahwa pelantikan kepala sekolah, murni tanpa sogokan uang kepada pihak mana pun seperti selama ini yang sering ditudingkan. Bila ada calon kepala sekolah yang diminta sejumlah uang oleh oknum dinas pendidikan segera melaporkan. 

Baca:   Istri Mantan Bupati Kendari Dipolisikan, Ini Sebabnya

Laporan: Rian Adriansyah

  • Bagikan