Panen Perdana, Warga Patande Beri Nama Padi Natural

  • Bagikan
Panen perdana padi di Desa Patande, Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan. (Foto: Kalvin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE KEPULAUAN – Kegembiraan begitu terlihat diraut wajah warga Desa Patande, Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan. Sebab setelah sekian tahun melakukan penanaman padi secara manual, kini mereka merasakan panen padi secara modern, Kamis (13/7/2017). Hal serupa juga dirasakan Bupati Konkep, Amrullah beserta jajarannya yang langsung diperlihatkan hamparan padi telah menguning.

Lahan padi seluas 72 hektar ini, memiliki keunggulan dari tanaman padi lainnya, yakni padi tidak mendapat pupuk kimia dan mengandalkan unsur hara sehingga warga menyebutnya padi natural.  

Usai bupati Konkep bersama rombongan diterima secara adat, rombongan diarahkan untuk melakukan proses panen perdana.

Kepala Dinas Pertanian, Tahrir mengucap syukur atas karunia yang diberikan Tuhan atas kesuksesan pertanian padi di daerah itu. Pihaknya berkomitmen akan terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui peningkatan pengetahuan serta menyediakan alat dan bahan pertanian. Meski disisi lain belum tersedia saluran irigasi serta minimnya mesin traktor dan mesin penggiling padi.

“Karena lahan ini belum tersedia saluran irigasi dan hanya mengandalkan tadah hujan, maka jika musim kemarau tiba, lahan ini bisa ditanami jagung dan kami sudah siapkan bibit jagungnya sembari menunggu tersedianya saluran irigasi yang memadai, ” jelasnya.

(Baca juga: Konkep Bakal Panen Perdana 72 Hektar Padi Organik)

Baca:   APBD-P Konkep 2017 Naik 7,50 Persen

Amrullah dalam sambutannya bakal terus mendorong peningkatan produksi pertanian.  Keyakinan besar dengan masih suburnya tanah di daerah ini maka akan membawa kesejahteraan petani. Olenya itu pemerintah akan bekerja maksimal mensukseskan mandiri pangan.

“Kita bekerja secara ikhlas, pandai bersyukur maka Tuhan akan tambah nikmat ini. Insya Allah panen perdana akan menjadi cikal bakal kesuksesan pertanian kita kelak, ” terangnya.

Laporan: Kalvin

  • Bagikan