Sarana Prasarana Penanganan Sampah di Konawe Terbatas

  • Bagikan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Ilham Jaya. (Foto: Ulul Azmi/SULTRAKINI.COM)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Ilham Jaya. (Foto: Ulul Azmi/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe, Ilham jaya, mengungkapkan kesadaran masyarakat akan sampah masih terbilang minim, ditambah kurangnya sarana dan prasarana membuat pengeloaan sampah masih terbatas.

Dari lima kecamatan, yakni Unaaha, Wawotobi, Tongauna, Uepai, dan Aggaberi, baru dua kecamatan yang sampahnya diangkut secara total di tempat pembuangan sampah masing-masing Unaaha dan Wawotobi. Selebihnya hanya bisa dijangkau beberapa desa saja, di antaranya Anggaberi meliputi bagian Kelurahan. Tongauna meliputi Puwosu dan Metaiwoi, dan Uepai meliputi Anggopi.

“Sampah-sampah yang dihasilkan dari beberapa daerah tadi kurang lebih 20-25 ton perbulan, kebanyakan dari sampah plastik, kemudian sampah yang ada dibuang di TPA Metaiwoi yang ada di Tongauna. Kami belum bisa menjangkau semua kecamatan dalam pengangkutan sampah karena sarana dan prasarana kurang,” jelas Ilham, Senin (15/4/2019).

Sebagaimana arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan, lanjutnya Dinas Lingkungan Hidup Konawe telah membuat regulasi bentuk kebijakan strategi daerah (Kestrada) untuk pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya agar sampah bisa di daur ulang.

“Dengan adanya kestrada ini, kita mencoba membuat sampah bisa diolah, hingga hasilnya bermanfaat. Baik untuk kebutuhan pribadi kita ataupun orang lain. Contohnya, sampah dedaunan kita buat pupuk organik. Untuk plastik (diolah) bisa digunakan untuk keranjang, hiasan rumah, bunga, dan sebagainya, bisa juga diperjualbelikan entah itu ke dasa wisma, karang taruna, atau majelis taklim,” ucapnya.

Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk membuang sampah di TPS.

Baca:   DLH Konawe Optimis Pertahankan Adipura Buana Kedua

DLH Konawe juga sementara merevisi aturan tata tertib membuang sampah, dimana masyarakat nantinya membuang sampah di TPS pada pukul 18.00-22.00 Wita.

Terkait pengadaan sarana pengangkut sampah. Pihaknya sedang mengusahakan mengadaan kendaraan pengangkut sampah.

“Alhamdulillah, tahun ini kita anggarkan sarana dan prasarana, yakni mobil angkut satu unit, kontainer lima unit, dan arm roll. Semoga cepat diadakan. Ini sarana yang sangat dibutuhkan,” tutupnya.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan