SUARA

BST Tahap II di Wakatobi Belum Tuntas, Ini Penjelasan Dinsos

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap II periode Mei yang belum tuntas, terus menuai protes dari sejumlah mahasiswa di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Belum cairnya BST tahap II di Wakatobi mengundang aksi unjuk rasa. Terlitung empat kali aksi dilakukan oleh sejumlah mahasiswa.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Dinas Sosial Wakatobi, La Ode Kaslan berharap masyarakat terutama para calon penerima bantuan sosial untuk bersabar. Sebab, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI agar penerima bantuan pada tahap I kembali menerima bantuan di tahap II.

“Masih banyak masyarakat kita yang belum menerima bantuan tahap II,” ucap La Ode Kaslan, Kamis (16/7/2020).

Penyaluran BST tahap II mengalami keterlambatan lantaran prosesnya dilakukan bertahap. Hal ini berbeda dengan penyaluran pada tahap I dan tahap III yang disalurkan sekaligus.

“Periode Mei ada persoalan karena penyalurannya tidak sekaligus, seperti yang kami harapkan di seperti periode April itu tetapi setelah kami komunikasi dengan pihak penyaluran, BST periode Mei mengunakan istilah termin (bertahap) dalam penyalurannya. Misalnya, termin pertama itu 100 keluarga penerima manfaat (KPM) dan di termin kedua 200 kepala keluarga,” jelasnya.

yamaha

Bantuan pada 12 Juli 2020 merupakan termin pertama untuk BST tahap II dan berdasarkan by name by address (BNBA) yang masuk ke PT Pos Indonesia sudah disalurkan penerimaan, namun belum mencukupi untuk semua penerima.

“Untuk update 14 Juli 2020, penyaluran periode Mei atau BST tahap II itu baru masuk lagi sebanyak 5.112 KMP, sehingga kami harapkan di data 5.112 nama-nama yang belum tercover dipenyaluran termin pertama itu tercover,” tambahnya.

Menurutnya, selain BST tahap II belum tuntas, BST tahap III juga belum selesai.

“Yang jelas target kami sesuai dengan komitmen pemerintah pusat bahwa calon KMP harus mendapatkan tiga kali,” ujarnya.

Penerima BST di Kabupaten Wakatobi sebanyak 8.176 KMP pada tahap I. (B)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.