Bupati Konut Serahkan Masalah Jembatan Mowundo ke Inspektorat

SULTRAKINI.COM. KONUT – Bupati Konawe Utara Ruksamin menyerahkan masalah ambruknya Jembatan Mowundo di Kecamatan Molawe, Agustus 2016 lalu ke Inspektorat untuk dilakukan kajian lebih mendalam.

“Saat ini, belum bisa kita nyatakan siapa yang bersalah, tetapi akibat ambruknya jembatan tersebut saya akan dorong ke Inspektorat untuk melakukan penelitian lanjutan guna  mencari tahu akibatnya. Apakah dari kontraktor atau dari perencanaan,” ungkap Ruksamin,Senin (28/11/2016).

Ruksamin juga menjelaskan, dirinya telah menerima hasil investigasi dari Tim yang dibentuknya untuk mengkaji masalah tersebut. “Untuk jembatan Mowundo, sudah selesai hasil investigasinya,” ujarnya.

Selain Inspektorat, kata mantan Ketua DPRD ini, hasil investigasi kasus tersebut juga sudah diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU). “Sementara saya krmbalikan ke dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk mencoba mengkaji kembali secara teknis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala DInas PU, Rahmatullah saat ditemui SULTRAKINI.COM mengatakan,  jika hasil investigasi jembatan Mowundo sudah diserahkan kepada Bupati. Ia juga mengungkapkan jika jembatan harus dibangun ulang karena dan tidak bisa hanya dilakukan rehab.

Untuk informasi, akibat ambruknya jembatan ini empat desa di Kecamatan Molawe, yaitu Desa Mowundo, Mandiodo, Tapunggaya dan Tapuemea terisolasi. Untuk sementara, di jembatan tersebut menggunakan kayu.

Jembatan Mowundo dibangun dalam dua tahap dan menghabiskan nggaran sekitar Rp 4 Milyar yang bersumber dari APBD. Tahap pertama dibangun  Abudmen dan tahap Kedua pembangunan Lantai yang mulai dikerjakan pada tahun 2015.

Reporter: Arifin Lapotende.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.