Cuaca Buruk, Abrasi di Pantai Cemara Wakatobi Semakin Parah

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Sejak awal tahun 2021 cuaca buruk melanda perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Akibatnya membuat abrasi di sejumlah pantai. Sejumlah fasilitas di objek wisata pantai di Wakatobi pun rusak dihantam ombak.

Kondisi demikian salah satunya terjadi di Pantai Cemara, Desa Waha, Kecamatan Wangi-wangi. Ayunan, gazebo, dan beberapa spot foto di bibir pantai rusak terhantam ombak. Hanya beberapa saja masih diselamatkan oleh pihak pengelola pantai.

“Sebentar saya harus panggil orang-orang untuk bantu saya angkat ayunan dan gazebo ini, kalau tidak-sore sudah dihantam ombak lagi,” ucap seorang pengelola Pantai Cemara, La Darah, Senin (8/2/2021).

La Darah menjelaskan, tidak hanya fasilitas terdampak, sekitar 20 meter bibir pantai ikut terkikis akibat cuaca ekstrem. Kata dia, abrasi semakin parah dengan adanya pembuatan jembatan oleh salah seorang pengelola Pantai Cemara.

“Dari dulu bila terjadinya masim ombak (barat dan timur) abrasi pantai tidak separah ini, namun karena adanya pembangunan tersebut membuat abrasi makin parah,” tambahnya.

Diprediksinya, jika cuaca buruk disertai dengan ombak masih akan terus terjadi di Kabupaten Wakatobi, warung yang ia miliki di sekitaran akan rusak akibat abrasi.

“Setiap hari ini terkikis terus pantai. Lihat sendiri saja nanti sore datang saat angin kenjang,” ujarnya.

Kondisi ini juga ternyata membuat kunjungan wisata turun hingga sekitar 20 persen.

Pantauan Sultrakini.com, sejak 2017 abrasi di Pantai Cemara mulai parah hingga sejumlah pohon tumbang akibat ombak. (C)

(Baca juga: Pantai Cemara Wakatobi Abrasi, Kunjungan Wisatawan Menurun)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.