SUARA

Deklarasi Maju Pilkada Butur, Aswadi Janjikan Kehidupan Layak dan Pekerjaan

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Aswadi Adam – Fahrul Muhammad (Asrul) mendeklarasikan diri menuju pertararung Pilkada Butur 2020 yang berlangsung di Lapangan Raja Jin Kecamatan Kulisusu, Kamis (3/9/2020).

Deklarasi tersebut berlangsung secara meriah dan bertaburan para tokoh, yang dihadiri masing-masing partai pendukung diantaranya Ketua DPW Sultra, Jaelani, Ketua DPD PKS Butur, Ali Janatin, Ketua DPD PKPI Butur, Musafiun, Ketua DPC Gerindra Butur, Kumala Hariru serta para kader partai Golkar Butur.

Bakal Calon Bupati Butur, Aswadi Adam, menuturkan bahwa kehadirannya di Butur untuk mewujudkan cita-cita pemekaran yang sudah 13 tahun berlalu tidak pernah terwujud.

“Saya datang di Butur bukan untuk datang mengemis maupun memakan hasil pekerjaan disini, tetapi saya datang di Butur untuk memberikan bagaimana kita harus hidup layak dan bekerja dengan baik,” ucapnya.

Kolaborasi pasangan Aswadi – Fahrul adalah pasangan yang cukup ideal. Keduanya memiliki latar belakang yang berbeda yaitu pengusaha dan birokrasi. Aswadi berjanji, jika masyarakat mengamanahkan, maka urusan birokrasi akan diserahkan pada wakilnya.

“Memang saya bukan asli birokrasi, olehnya itu biarlah orang tua saya Farul yang mengelolah tatanan pemerintahan, dan biarkan saya bersama rakyat untuk mengembangkan dan mencari hidup sehingga masyarakat kita bisa sejahtera,” ujarnya dihadapan pendukung.

Sementara itu, bakal calon Wakilnya, Fahrul, meminta kepada seluruh pendukung maupun simpatisan agar tidak takut dengan ancaman yang disampaikan oleh lawan politiknya.

“Jika ada yang meneror, jangan ada ketakutan. Lawan dengan tetap berjalan pada aturan,” katanya.

Deklarasi Aswandi turut dihadiri para ketua dan utusan partai pengusung dan pendukung, semuanya saling bergantian menyampaikan orasi singkatnya. Tak kalah, perwakilan tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda Butur menyampaikan orasi singkat mereka. Beberapa tokoh masyarakat mengaku pada Pilkada sebelumnya menjadi juru kampanye bupati sekarang, namun dalam Pilkada saat ini mereka berbalik arah.

yamaha

Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, dalam orasinya menyampaikan prestasi dan dedikasi Aswadi – Fahrul sangat luar biasa. Alasan PKB mengusung pasangan Asrul di Butur untuk mengembalikan tujuan awal pemekaran Butur yaitu untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

“Niatan kami mengusung Aswadi – Fahrul di Butur adalah untuk mengembalikan semangat pemekaran Butur yang 13 tahun lalu dideklarasikan. Harapan-harapan ini kita harus kembalikan, bahwa yang namanya oemekaran kita harus kembalikan pada orientasi awalnya sebagaibkesejahteraan rakyat. Harapan tersebut adalah perbaikan infrastruktur, penataan kesehatan yang lebih baik dan maupun penataan pendidikan yang lebih bermartabat,” tuturnya.

Ia juga meminta seluruh pendukung dan simpatisan agar bekerja keras demi mengantarkan kemenagan pasangan Asrul pada 9 Desember 2020 nanti.

“Di tempat ini ada sosok generasi muda yang ingin mendedidaksikan dirinya untuk perubahan Butur yang lebih baik. Pada titik inilah, kita meneguhkan keyakinan bajwa kita akan menang pada Pilkada 2020,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan Asrul, Rahman mengatakan, sudah 13 tahun Butur mekar namum kualitas pendidikan saat ini sangat memprihatinkan. Begitu pula kondisi ekonomi. Sehingga kehadiran Aswadi – Fahrul solusi dari permasalahan tersebut.

“Itu semua kegelisahan rakyat Butur. Kalau seorang pemuda Butur sudah siap menjadi bupati, sudah punya nilai kejujuran, nilai kepercayaan, nilai kecerdasan dan sudah matangan lalunl kenapa kita tidak beri kepercayaan kepada yang muda. Dipemilihan ketiga bupati saat ini kita butuhkan kepemimpinan yang muda,” tegasnya.

Menuju Pilkada Butur, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Butur, Aswadi Adam – Fahrul Muhammad (Asrul) diusung oleh empat partai, yaitu PKB, PKS dan Gerindra dan PKPI. (C)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.